Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Sejumlah Daerah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat pada Rabu

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 09:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Sejumlah Daerah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat pada Rabu Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Awan gelap disertai hujan menyelimuti wilayah udara ibu kota Banda Aceh, NAD, Selasa (2/11).

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada Rabu (23/9), meskipun secara umum cuaca kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia.

Prakirawan BMKG Adelia Febby dalam siaran yang dipantau dari Jakarta, Rabu, menyebut terdapat sirkulasi siklonik atau pusaran angin di Samudera Pasifik utara Papua dan di pesisir selatan Vietnam.

Kondisi tersebut memicu pertemuan dan perlambatan angin di sejumlah wilayah, mulai dari Teluk Thailand, Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Laut Filipina, hingga perairan Maluku Utara dan Papua.

“Kondisi itu berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya,” kata Adelia.

Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan potensi hujan petir di Pontianak dan Tanjung Selor, hujan sedang di Medan, serta hujan ringan di Padang, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Serang, dan Bandung.

Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian timur, hujan sedang berpotensi terjadi di Nabire, sedangkan hujan ringan diprakirakan turun di Mamuju, Palu, Jayapura, dan Jayawijaya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat terhadap potensi hujan lebat yang dapat terjadi secara lokal meskipun kondisi kering masih mendominasi secara umum.

Selain potensi hujan, BMKG memprakirakan udara kabur di sejumlah wilayah, antara lain sebagian besar Sumatera bagian tengah hingga selatan serta Kalimantan bagian selatan, tengah, dan timur. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Sorong dan Manokwari.

Bagi pengguna transportasi udara, BMKG mengingatkan potensi awan hujan atau cumulonimbus di sejumlah wilayah Sumatera, Laut Natuna Utara, Kalimantan, Sulawesi, Selat Makassar bagian utara, Papua, dan Samudera Pasifik utara Papua.

Masyarakat pengguna transportasi udara diimbau mengikuti informasi terbaru dari bandara dan maskapai penerbangan terkait kondisi cuaca.

Di sektor maritim, BMKG mencatat angin di wilayah Indonesia umumnya bertiup dengan kecepatan 5 hingga 25 knot. Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Sementara itu, gelombang lebih tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung serta Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur.

Masyarakat diminta menyesuaikan aktivitas dan perjalanan dengan kondisi cuaca serta memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Jalani Operasi...
Advertisement
KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.