Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 09:27 WIB | Oleh:
Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games Doc: ist
Ket. tampilkan kekuatan

NAGOYA – Cabang-cabang yang diharapkan mendulang medali emas bagi Indonesia dalam Asian Games 2026 mulai dipertandingkan seperti bulu tangkis dan angkat besi. Lifter putri Luluk Diana Tri Wijayana dan Juliana Klarisa akan membuka perjuangan tim angkat besi Indonesia untuk berburu medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Luluk dijadwalkan tampil pada Grup A kelas 49 kilogram putri pada Rabu mulai pukul 13.30 waktu setempat atau 11.30 WIB. Ia menjadi salah satu dari tujuh lifter yang bersaing pada grup utama nomor tersebut.

Peluang lifter 21 tahun itu cukup terbuka apabila mengacu pada entry total dalam start list resmi Federasi Angkat Besi Internasional (IWF).

Luluk memasang entry total 200 kilogram, sama dengan peraih medali perak Olimpiade 2020 asal India Saikhom Mirabai Chanu. Angka itu hanya berada di bawah Ri Song Gum dari Korea Utara yang mencatat 210 kilogram dan Fang Wan-ling asal Chinese Taipei dengan 201 kilogram.

Namun, entry total merupakan angka yang didaftarkan sebelum perlombaan dan tidak otomatis menggambarkan hasil akhir. Persaingan tetap akan ditentukan melalui keberhasilan masing-masing lifter dalam tiga kesempatan angkatan snatch serta clean and jerk.

Luluk datang ke Aichi-Nagoya dengan modal emas SEA Games 2025 Thailand. Saat itu, dia menjadi yang terbaik pada kelas 48 kilogram putri dengan total angkatan 184 kilogram, terdiri atas snatch 84 kilogram dan clean and jerk 100 kilogram.

Pada Kejuaraan Dunia Junior 2025 di Lima, Peru, Luluk juga menunjukkan kekuatan pada snatch setelah merebut emas dengan angkatan 81 kilogram, meski gagal membukukan total setelah tiga percobaan clean and jerk tidak berhasil.

Selain Luluk, Indonesia menurunkan Juliana Klarisa pada kelas 53 kilogram putri. Jadwal kontingen Indonesia mencantumkan Juliana bertanding pukul 10.00 waktu Jepang.

Berdasarkan start list terbaru IWF, Juliana berada di Grup B dengan entry total 190 kilogram. Ia bersaing bersama Zahra Alhashmi dari Uni Emirat Arab, Nadia Elizabeth El Samman dari Lebanon, serta Marjia Akter Ekra dari Bangladesh.

Perebutan posisi akhir kelas 53 kilogram kemudian turut ditentukan oleh hasil Grup A yang berlangsung pukul 17.00 waktu setempat. Di grup utama terdapat sejumlah lifter dengan entry total lebih tinggi, antara lain Kang Hyon Gyong dari Korea Utara 215 kilogram, serta Zhao Jinlan dari China, Rosegie Ramos dari Filipina, dan Nigora Abdullaeva dari Uzbekistan yang sama-sama memasang 210 kilogram.

Juliana memiliki pengalaman menghadapi persaingan Asia. Ia meraih perunggu snatch kelas 55 kilogram pada Kejuaraan Asia 2025 dengan angkatan 82 kilogram. Pada Asian Games Hangzhou 2022, Juliana finis kesembilan kelas 55 kilogram dengan total 185 kilogram.

Luluk dan Juliana menjadi dua lifter pertama Indonesia yang tampil pada Asian Games 2026. Secara keseluruhan, PB PABSI membawa delapan lifter.

Selain Luluk dan Juliana, Merah Putih juga menyiapkan Natasya Beteyob pada kelas 61 kilogram serta Indah Afriza pada kelas 69 kilogram.

Sementara untuk putra Ricko Saputra pada kelas 60 kilogram, Eko Yuli Irawan (65 kilogram), juara bertahan Asian Games Rahmat Erwin Abdullah (75 kilogram), serta peraih emas Olimpiade Paris 2024 Rizki Juniansyah yang menjalani debut Asian Games pada kelas 85 kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.