Mentan Amran Beri Beasiswa dan Santunan untuk Keluarga 3 ASN Jayawijaya.
📅 Rabu, 23 Sep 2026, 08:28 WIB | Oleh: Yebdi TrismarMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan beasiswa dan santunan kepada tiga keluarga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur ditembak saat menyalurkan bantuan peternakan kepada masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan.
"Hari ini kami sebagai Menteri Pertanian dan seluruh teman-teman, kami memberikan dukungan moril kepada anak-anak yang ditinggalkan. Insya Allah kami beri beasiswa sesuai kemampuan kita, satu orang Rp50 juta. Totalnya dengan keluarganya Rp300 juta. Hari ini kita serahkan. Langsung kita serahkan, bukan serahkan bertahap," kata Mentan di Jakarta, Selasa.
Mentan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mendoakan para aparatur yang gugur saat menjalankan tugas mendukung pelayanan sektor pertanian di Papua Pegunungan.
Menurut Amran, ketiga ASN yang gugur, yakni Aprida Rapi, Willi Mbuik dan Alfonsius Albinus Mehan saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, merupakan pejuang pangan yang mengabdikan diri untuk memastikan pelayanan pertanian tetap menjangkau wilayah terpencil dan masyarakat membutuhkan.
"Terkhusus kepada keluarga yang terkena musibah, kami atas nama pemerintah dari Kementerian Pertanian mengucapkan belasungkawa, duka cita yang mendalam kepada almarhumah dan almarhum," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan senilai total Rp300 juta kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka.
Amran mengatakan setiap anak yang ditinggalkan akan menerima beasiswa senilai Rp50 juta sesuai kemampuan pemerintah untuk mendukung kebutuhan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Ia meminta keluarga menyimpan dana beasiswa tersebut sebagai tabungan pendidikan agar anak-anak korban dapat melanjutkan sekolah tanpa terkendala pembiayaan.
Mentan berharap seluruh anak yang ditinggalkan tetap bersemangat menempuh pendidikan sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Selain beasiswa, Kementerian Pertanian juga menyerahkan penghargaan kepada para aparatur yang gugur sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka kepada negara.
Dalam kesempatan itu, Mentan menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani yang memberikan kesempatan bekerja kepada tiga anak korban yang telah menyelesaikan pendidikan.
Ia mengatakan anak-anak korban yang masih bersekolah akan tetap mendapatkan dukungan pendidikan, sedangkan yang telah memenuhi persyaratan dapat memperoleh kesempatan bekerja di perusahaan BUMN pangan tersebut.
Mentan menegaskan pemerintah akan terus memberikan perhatian kepada keluarga aparatur yang gugur dalam menjalankan tugas sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.
Menurut dia, dukungan pendidikan dan kesempatan kerja diharapkan dapat membantu keluarga korban melanjutkan kehidupan sekaligus mempersiapkan masa depan anak-anak yang ditinggalkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!