Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mempercepat Penurunan Prevalensi Stunting di Singkawang Lewat Berbagai Program

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mempercepat Penurunan Prevalensi Stunting di Singkawang Lewat Berbagai Program Doc: Antara
Ket. Peserta mengikuti kegiatan Gerakan Cegah Stunting di Kantor Wali Kota Singkawang.

Singkawang - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kota Singkawang terus menggencarkan berbagai program pencegahan stunting sebagai upaya mempercepat penurunan prevalensi stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu serta anak di daerah itu.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes KB Kota Singkawang Hazimi mengatakan, hingga saat ini prevalensi stunting di Kota Singkawang belum menunjukkan tren penurunan yang signifikan berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM).

"Berbagai kegiatan pencegahan stunting terus kami lakukan karena prevalensi stunting di Kota Singkawang masih menjadi perhatian bersama," katanya di Singkawang, Kalbar, Jumat.

Menurut dia, belum adanya gambaran terbaru mengenai angka prevalensi stunting secara nasional maupun daerah juga dipengaruhi belum tersedianya hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) terbaru dari pemerintah pusat.

"Survei SSGI tahun 2025 tidak ada, sedangkan untuk tahun 2026 belum dilakukan. Kami masih menunggu pelaksanaannya dari Kementerian Kesehatan," ujarnya.

Meski demikian, kata dia, pemerintah daerah tetap melaksanakan berbagai program intervensi yang menyasar kelompok sasaran utama, mulai dari ibu hamil, calon pengantin, remaja putri hingga balita.

Sejumlah program yang terus dijalankan antara lain Gerakan Cegah Stunting, Gerakan Bumil Sehat, penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan bagi calon pengantin sebagai upaya mencegah risiko stunting sejak sebelum kehamilan.

Selain itu, Dinkes KB juga melaksanakan program Aksi Bergizi di sekolah melalui pemberian Tablet Tambah Darah kepada remaja putri guna mencegah anemia yang berpotensi memengaruhi kesehatan ibu dan anak di masa mendatang.

Upaya lainnya dilakukan melalui Intervensi Serentak berupa pengukuran dan penimbangan seluruh balita oleh kader posyandu untuk memastikan kondisi pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dipantau secara berkala.

Hazimi menilai keterlibatan keluarga dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan stunting. Karena itu, pihaknya terus mendorong orang tua untuk rutin membawa anak ke posyandu agar kondisi kesehatan dan status gizinya dapat dipantau sejak dini.

Ia juga berharap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil dan ibu menyusui, dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan masyarakat ke posyandu.

"Mudah-mudahan dengan adanya program MBG bagi kelompok sasaran tersebut dapat meningkatkan cakupan kunjungan balita ke posyandu sehingga kesehatan dan tumbuh kembang anak dapat terpantau secara rutin," katanya.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas dan bebas stunting di Kota Singkawang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pemerintah dan DPR Telah Se...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.