Jelang Pemilu 2024, Pemilih Pemula Rentan Terkena ‘Obesitas’ Informasi
📅 Senin, 21 Agu 2023, 13:55 WIB | Oleh: Tim PenulisPelatihan keterampilan literasi ini penting untuk menghindarkan pemilih pemula akan dampak buruk atau paling tidak untuk mempersiapkan mereka menghadapi infobesity. Dengan literasi ini, diharapkan para pemilih pemula mampu menyaring, menemukan dan memilih informasi-informasi yang benar dan berkualitas.
Institusi pendidikan juga dapat menyelenggarakan forum diskusi politik secara terbuka. Adanya forum diskusi tentang isu politik kontemporer secara langsung dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pemilih pemula.
Pekerjaan rumah bagi pemerintah
Pemerintah harus mampu menjadi pusat informasi politik yang dapat diandalkan, jelas, mudah dipahami, dan menarik bagi pemilih pemula.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam memberikan informasi tentang kepemiluan, misalnya, pemerintah tidak cukup hanya dengan mengedarkan informasi melalui siaran pers ke media massa atau menerbitkan data statistik. Pemerintah diharapkan dapat mengemas informasi menjadi konten menarik dan edukatif, menyesuaikan dengan karakteristik pemilih pemula.
Pemerintah, melalui kementerian atau dinas terkait, bisa bekerja sama dengan influencer media sosial untuk mempromosikan pentingnya edukasi dan partisipasi dalam pemilu. Ini merupakan salah satu cara komunikasi politik yang cukup efektif di era digital.
Di sisi lain, pemerintah juga harus mampu mengontrol dan mengawasi arus informasi yang ada di media sosial, menerapkan regulasi yang matang dan pengawasan serta penegakan hukum yang tegas dalam membasmi disinformasi di tengah masyarakat. Tentunya juga harus disertai infrastruktur digital yang memadai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Infobesity tampaknya tidak bisa dihindari dan mau tidak mau akan tetap dialami oleh pemilih pemula. Namun, dengan adanya kontrol tersebut, paling tidak para pemilih pemula tidak kewalahan dan dapat memilah-milah informasi, serta terhindar dari dampak buruk disinformasi.![]()
Rahmat Fadhli, PhD Student in Computing and Information Systems, The University of Melbourne
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!