Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harapan Warga Terjawab, Embung Cakung Siap Dipercepat

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 21:01 WIB | Oleh:
Harapan Warga Terjawab, Embung Cakung Siap Dipercepat Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur terus mendorong percepatan pembangunan embung di wilayah Cakung sebagai langkah strategis pengendalian banjir yang masih menjadi ancaman di kawasan tersebut. Upaya itu kembali ditegaskan Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, saat ditemui di Jakarta, Jumat.

Munjirin mengatakan bahwa pembangunan embung Cakung merupakan kebutuhan yang sejak lama diharapkan warga sekaligus menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sebagai instansi teknis yang akan menangani pembangunan fasilitas penampungan air itu.

Menurutnya, Pemkot Jakarta Timur berharap proyek embung dapat segera masuk dalam program kerja terdekat. “Kita sudah melakukan dorongan dan koordinasi. Mudah-mudahan segera diprogramkan. Untuk kepastian waktu mulai, silakan konfirmasi ke Dinas SDA,” ujar Munjirin.

Terkait komunikasi dengan warga, Munjirin memastikan bahwa aspirasi masyarakat telah lama disampaikan dan menjadi perhatian pemerintah. Ia menegaskan bahwa Dinas SDA memahami kebutuhan tersebut, sehingga saat ini yang diperlukan hanya percepatan realisasi.

Pembangunan embung diharapkan mampu memperbesar kapasitas tampungan air hujan dan mengurangi risiko genangan di kawasan yang kerap terdampak banjir. Pemkot Jakarta Timur menekankan komitmennya untuk mengawal seluruh proses hingga pembangunan benar-benar terlaksana.

Sebelumnya, warga Jalan Pool PPD RT 02/RW 07, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, telah meminta pemerintah mempercepat realisasi pembangunan embung sebagai antisipasi banjir di wilayah mereka. Seorang warga, Jainal, mengatakan bahwa meski beberapa tahun terakhir banjir besar sudah jarang terjadi, keberadaan embung tetap krusial untuk pengaturan tata air, terutama di tengah meningkatnya aktivitas pembangunan infrastruktur.

Jainal juga mengungkapkan masalah baru berupa debu tebal dan lalu lintas kendaraan berat yang melintasi kawasan itu setiap hari. Ia menilai, meskipun saluran drainase telah diperbaiki sejak adanya rencana pembangunan Rumah Sakit Internasional, embung tetap dibutuhkan untuk memastikan kawasan tetap aman dari banjir musiman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.