17 Skill Penting yang Dibutuhkan Para 'Techie' Kecerdasan Buatan
📅 Minggu, 20 Agu 2023, 13:48 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Forbes/GI
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) akan memberi lebih banyak manfaat dan keuntungan dibandingkan penemuan lain dalam sejarah.Soal itu, semua orang setuju.
Namun AI juga membutuhkan lebih banyak keterampilan dan penguasaan daripada yang lainnya. Menempatkan tanggung jawab itu tidak hanya pada kita, tetapi juga pada mereka yang berada di posisi kepemimpinan yang harus melihat transformasi individu mereka dan transformasi organisasi mereka.
Keterampilan AI Penting untuk Semua Orang
Seorang analis pasar kerja dan penasihat bisnis, Eli Amdur, di Forbes memaparkan 17 keterampilan (skill) yang dibutuhkan oleh para teknisi AI.
"Keahlian AI teknis berkisar dari yang konseptual dan abstrak, hingga yang konkret dan dapat diprediksi," Amdur mengutip kliennya, seorang konsultan bernama Christine.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tanpa urutan khusus, berikut 17 skill yang ada dalam daftar Christine, empat di antaranya diakui sebagai soft skill, kebutuhan mendasar di seluruh bidang, apa pun profesinya.
1. Bahasa Pemrograman
Kemahiran dalam bahasa pemrograman (programming languages) seperti Python sangat penting, karena banyak digunakan dalam pengembangan AI karena pustaka dan kerangka kerjanya yang kaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Kerangka Kerja dan Pustaka AI
Seperti: TensorFlow, PyTorch, scikit-learn, dan Keras untuk membangun dan melatih model.
3. Neural Networks dan Deep Learning
Menggali lebih dalam arsitektur neural network, convolutional neural networks (CNN), recurrent neural networks (RNN), dan transformer.
4. Machine Learning
Memahami dasar-dasar pembelajaran mesin: pembelajaran terawasi, pembelajaran tak terawasi, pembelajaran penguatan, dan pembelajaran mendalam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!