Jatim Siapkan Distribusi Air ke-222 Desa Rawan untuk Hadapi El Nino,
📅 Jumat, 01 Mei 2026, 19:35 WIB | Oleh: Ilham SudrajatSURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman El Nino tahun ini. Seluruh daerah diminta siaga karena musim kemarau diprediksi lebih panjang dan panas.
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyampaikan kondisi ini berdasarkan informasi dari BMKG. Ia menegaskan langkah awal dilakukan melalui koordinasi lintas sektor.
“Berdasarkan informasi BMKG, kemarau tahun ini lebih panjang dan lebih panas,” ujar Gatot, Kamis (29/4).
Ia menambahkan kolaborasi semua elemen menjadi kunci menghadapi potensi bencana.
Dalam menghadapi dampak El Nino, Pemprov Jatim menggelar rapat koordinasi, dipimpin Gubernur Jawa Timur, dan melibatkan berbagai instansi terkait. “Rapat dihadiri BNPB, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk membahas strategi penanganan dampak El Nino.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Seluruh kepala daerah di Jawa Timur juga turut hadir dalam rapat tersebut. Mereka sepakat ancaman bisa diatasi dengan dukungan semua pihak secara terpadu,” kata Gatot.
Sebanyak 26 kabupaten dan 222 desa, dipetakan berpotensi mengalami kekurangan air bersih. Beberapa daerah seperti Mojokerto dan Blitar, bahkan telah menetapkan status tanggap darurat.
BPBD, lanjut Gatot, menyiapkan langkah antisipasi berupa distribusi air bersih ke wilayah terdampak. Bantuan dari provinsi akan diberikan jika anggaran kabupaten tidak mencukupi kebutuhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Untuk jangka pendek kami lakukan dropping air bersih,” kata Gatot. Ia menambahkan solusi jangka panjang membutuhkan kolaborasi menjaga sumber daya air.
Masyarakat juga diimbau menggunakan air secara bijak selama musim kemarau berlangsung. Air bekas rumah tangga dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan lain.
“Air bekas memasak bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman,” ucap Gatot. Selain itu, pengelolaan lingkungan menjadi perhatian penting dalam menghadapi krisis air. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!