Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Bali Diminta Waspada, Banjir Rob Terjadi di 24 Pantai Saat Purnama

📅 Senin, 31 Jul 2023, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Bali Diminta Waspada, Banjir Rob Terjadi di 24 Pantai Saat Purnama Doc: ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Ket. Objek wisata Tanah Lot di Tabanan, Bali pada saat pemberlakuan PPKM pada 9 Oktober 2021.

DENPASAR - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob di 24 pantai di Bali, karena fenomena fase bulan purnama dan jarak terdekat bulan ke bumi (perigee) diperkirakan pada 4-5 Agustus 2023.

"Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga potensi banjir pesisir," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Bali I Nyoman Gede Wiryajaya di Denpasar, Senin (31/7).

Ia menjelaskan potensi banjir pesisir itu berbeda waktu hari dan jam di tiap wilayah. Menurut pengamatan BMKG, fenomena bulan purnama terjadi pada Selasa (1/8) dan perigee pada Rabu (2/8) yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.

Namun, BMKG tidak memberikan detail berapa perkiraan ketinggian air laut maksimum dari potensi banjir pesisir itu.

Berdasarkan pantauan data level air dan prediksi pasang surut, sebanyak 24 wilayah pesisir Bali yang berpotensi terjadi rob, di antaranya Kabupaten Tabanan tersebar di Pantai Soka, Pantai Pasut, Pantai Kelanting, Pantai Yeh Gangga, Pantai Kedungu, dan Pantai Tanah Lot.

Kemudian, di Kabupaten Badung diperkirakan di Pantai Batu Bolong, Pantai Seminyak, Pantai Kuta, Pantai Jerman, Pantai Balangan, Pantai Padang-padang, Pantai Nuggalan, Pantai Pandawa, dan Pantai Nusa Dua. Selanjutnya, di Kota Denpasar, yakni Pantai Sanur, Sindu dan Pantai Serangan.

Sementara di Kabupaten Gianyar diperkirakan di Pantai Saba, Pantai Masceti, Pantai Lebih. Sedangkan di Kabupaten Klungkung di Pantai Kusamba dan Pantai Nusa Penida, serta di Kabupaten Karangasem di Pantai Batu Kori.

BMKG mendata secara umum rob berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan informasi terbaru BMKG, yakni membarui informasi cuaca maritim, di antaranya melalui laman balai3denpasar.bmkg.go.id atau maritim.go.id.

Selain itu, melalui media sosial instagram di @bmkgbali dan twitter di @bbMKG3 serta aplikasi Info BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.