Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gencarkan Pembersihan Sampah Sungai Antisipasi Banjir di Denpasar

📅 Senin, 03 Jul 2023, 02:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gencarkan Pembersihan Sampah Sungai Antisipasi Banjir di Denpasar Doc: ANTARA/HO-Pemkot Denpasar
Ket. Pasukan Biro Prokasih Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Denpasar, Bali, saat melakukan pembersihan saluran air di Denpasar, Minggu (2/7/2023).

Denpasar - Pasukan Biro Prokasih Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Denpasar, Bali, menggencarkan pembersihan sungai dan saluran air di sejumlah kawasan untuk mengantisipasi banjir di tengah intensitas hujan yang meningkat dalam tiga hari terakhir.

Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar AA Ngurah Bagus Airawata di Denpasar, Minggu mengatakan kegiatan ini untuk mencegah meluapnya air sungai atau saluran air akibat adanya sedimentasi, tersumbat sampah atau benda lainnya di sungai.

Pembersihan sungai dan saluran air pada Minggu ini diantaranya menyasar saluran kawasan Jalan A Yani, Jalan Raya Puputan, Jalan Hang Tuah, saluran Tukad Mati, dan sodetan air kawasan Jalan Pura Demak.

"Pembersihan ini lebih kepada upaya untuk mengembalikan fungsi sungai yang sebenarnya. Hal ini dilaksanakan secara rutin, sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu," ucapnya.

Selain itu curah hujan tinggi yang terjadi dikhawatirkan membawa sampah kiriman sehingga harus segera mendapat perhatian.

"Dari pelaksanaan kegiatan yang juga dilaksanakan rutin setiap hari ini ditemukan permasalahan klasik yakni masih ditemukan sampah yang memenuhi sungai dan salter penjaring sampah.

Kondisi inilah yang biasanya menimbulkan banjir atau luapan air saat musim hujan akibat tersumbatnya saluran air.

"Hingga saat ini sampah masih menjadi kendala, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke sungai yang menjadi saluran air," ujarnya.

Agung Airawata mengatakan secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota Denpasar sudah baik. Namun demikian banjir dan genangan terjadi akibat tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat, namun setelah hujan reda akan segera kembali normal.

"Kita ketahui Denpasar merupakan daerah hilir, selain sedimentasi, pasang surut air laut juga mempengaruhi perjalanan air menuju muara," ucapnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan sungai dan saluran air lainnya. Hal ini mengingat saat ini musim hujan.

Selain itu pula, Bali khususnya Kota Denpasar yang bertumpu pada sektor pariwisata juga wajib menjaga kebersihan lingkungan.

"Selain menyebabkan air meluap akibat berkurangnya daya tampung sungai, sampah juga akan bergerak menuju muara, ini akan mengotori pantai. Jadi masyarakat dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai atau saluran air," ujar Agung Airawata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...

Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...
Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.