Kemenperin Dukung IKM Kembangkan Kendaraan Listrik
📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 06:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: ISTIMEWA
Tugas ini jelas tidak ringan, apalagi menghadapi transisi energi hijau yang tengah digalakkan pemerintah sekarang. Dibutuhkan kesiapan dari banyak pihak, khususnya IKM perbengkelan me nghadapi masalah tersebut.
Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilakukan pemerintah ke depan terkait kesiapan IKM perbengkelan menghadapi transisi ke kendaraan listrik dan bagaimana penguatan sentra IKM di daerah, wartawan Koran Jakarta, Fredrikus W Sabini, mewawancarai Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, dalam beberapa kesempatan. Berikut petikan wawancara selengkapnya.
Bagaimana peran IKM terkait dengan pengembangan kendaraan listrik?
Kemenperin terus mendorong akselerasi pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Tanah Air. Dalam upaya tersebut, Kemenperin tidak hanya mendukung investasi kendaraan listrik bagi industri besar saja, tetapi juga turut mendukung pengembangan kendaraan listrik yang dijalankan oleh IKM.
Langkah konkret yang dilakukan dengan mempersiapkan pelaku IKM perbengkelan roda dua untuk dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan menjadi bengkel konversi dari kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa waktu lalu, Kemenperin telah melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Konversi Kendaraan Listrik bagi IKM Perbengkelan Roda Dua di Jawa Tengah. Kegiatan ini juga merupakan wujud dukungan Kemenperin terhadap program pemerintah untuk mencapai target net zero emissions pada tahun 2060.
Kami terus mengingatkan para pelaku IKM perbengkelan agar paham mengenai syarat menjadi bengkel jasa konversi. Alasannya, proses konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik hanya bisa dilakukan oleh bengkel yang telah mengantongi sertifikat sebagai bengkel resmi pemasangan, perawatan, pemeriksaan peralatan instalasi sistem penggerak motor listrik pada kendaraan bermotor dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Selain di Jateng?
Sebaiknya Anda baca juga:
Ditjen IKMA Kemenperin juga telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk ekselerasi kendaraan listrik di Tanah Air, antara lain melakukan bimtek sepeda listrik dan motor listrik bagi IKM di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali, kemudian pendampingan pembuatan protipe sepeda listrik di NTB, serta telah melakukan pameran kendaraan listrik roda dua di Bali.
Selain itu, telah melaksanakan juga bimtek peningkatan kemampuan IKM alat angkut, dan fasilitasi mesin/peralatan dalam rangka pengembangan sepeda motor listrik di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
Bagaimana kolaborasi IKM dengan industri besar terkait pengembangan skuter listrik buatan IKM?
Ditjen IKMA terus mendorong kolaborasi antara IKM dan industri besar dan pemerintah daerah agar mampu menciptakan produk kendaraan listrik yang mumpuni. Akan banyak IKM alat angkut yang kelak mampu merakit kendaraan listrik dan komponennya, sehingga pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia semakin pesat di tengah tren industri hijau yang diusung oleh banyak negara.
Kami terus memacu IKM di daerah melalui proses pendampingan agar kemampuan industri dalam negeri dalam membuat kendaraan listrik tak hanya ditopang oleh industri besar, tapi hasil kolaborasi seluruh elemen industri Tanah Air.
Bagaimana upaya Anda meningkatkan potensi ekonomi daerah?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!