Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PSN Butuh Keterlibatan Swasta

📅 Senin, 26 Jun 2023, 11:43 WIB | Oleh:
PSN Butuh Keterlibatan Swasta Doc: ISTIMEWA

SUBANG - Pelaku swasta perlu terlibat dalam pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk yang sedang dikembangkan di Jawa Barat (Jabar). Keterlibatan swasta sangat diharapkan, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

"Kita sama-sama bekerja. Bukan hanya pemerintah pusat dan daerah, tapi swasta juga terlibat. Sudah ada UU Cipta Kerja yang menyiapkan semua aturan yang bisa menarik swasta untuk lebih aktif membangun Indonesia, mulai dari pembangunan infrastruktur," kata Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Wahyu Utomo, saat kunjungan PSN di Subang, akhir pekan lalu.

Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) itu menjelaskan PSN di Jabar mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM) hingga infrastruktur. Untuk pengembangan SDM, Jawa Barat sedang membangun Institut Teknologi Bandung (ITB) di Cirebon untuk memfasilitasi pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat. Meski pembangunan belum tuntas, namun ITB di Cirebon sudah beroperasi dengan tujuh program studi dan lebih dari 1.000 mahasiswa.

Kemudian, proyek PSN berikutnya adalah Bendungan Cipanas yang sudah selesai proses pembangunannya. Dalam dua musim hujan ke depan, diharapkan Bendungan Cipanas bisa mengairi sawah serta menjadi sumber air baku, baik untuk air minum maupun keperluan industri.

Jabar juga memiliki proyek PSN Pelabuhan Patimban yang bertujuan untuk mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan. Rencananya, proyek Pelabuhan Patimban akan dilengkapi dengan akses jalan tol serta jalur kereta api sehingga pelabuhan memiliki akses yang lengkap. Jawa Barat juga memiliki proyek PSN Tol Cisumdawu dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, berharap penyelesaian PSN di Jabar dapat dipercepat agar mampu menjadi fondasi Jawa Barat untuk meningkatkan perekonomiannya sehingga dapat turut mendukung visi besar Indonesia menuju Indonesia Emas pada 2045.

"Kami harap proyek-proyek ini bisa memberikan efek berganda," ujar Airlangga, Jumat, pekan lalu.

Lapangan Kerja

Sementara itu, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengatakan PSN serta proyek Kawasan Rebana Metropolitan berpotensi menambah tiga juta lapangan pekerjaan baru. Penambahan jumlah lapangan pekerjaan turut mendorong perputaran ekonomi di wilayah tersebut.

Karena itu, Ridwan Kamil memprediksi akan ada pertumbuhan ekonomi sekitar 2 persen sampai 2,5 persen dari PSN dan Rebana. "Kalau Jawa Barat naik 2 persen sampai 2,5 persen, pasti akan ada sekian persen menambahi agregat pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Ridwan Kamil saat konferensi pers, di Bandung, Jumat pekan lalu.

Seperti diketahui, Jabar memiliki sejumlah PSN, di antaranya Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), pembangunan Bandar Udara Kertajati, pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), pembangunan tujuh bendungan, pengembangan Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) di Cirebon,

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.