Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Wisata Aman dan Berkualitas, BTN Bunaken Latih Pemandu Gunung Manado Tua

📅 Senin, 10 Agu 2026, 06:36 WIB | Oleh:
Dorong Wisata Aman dan Berkualitas, BTN Bunaken Latih Pemandu Gunung Manado Tua Doc: Antara Foto
Ket. Gunung Manado Tua di Pulau Manado Tua, Kota Manado menjadi salah satu destinasi wisata di kawasan Taman Nasional Bunaken.

Balai Taman Nasional (BTN) Bunaken, Sulawesi Utara bekerja sama dengan PT Pandu Harapan Nusa melatih 16 pemandu lokal pendakian Gunung Manado Tua.

"Untuk meningkatkan kompetensi tentang pengelolaan pendakian dan teknik kepemanduan pendakian gunung," kata Kepala BTN Bunaken I Ketut Catur Marbawa di Manado, Minggu.

Ia menjelaskan Taman Nasional Bunaken terkenal dengan potensi bahari bawah laut serta salah satu yang terlihat dari Kota Manado yakni keindahan Pulau Manado Tua.

"Pulau Manado Tua terlihat geografisnya adalah gunung yang disebut Gunung Manado Tua. Ketinggiannya sekitar 801 meter di atas permukaan laut, dengan topografi tergolong curam pada bagian jalurnya," katanya.

Beberapa waktu sebelumnya, Gunung Manado Tua pernah dijadikan sebagai lokasi pendakian dengan kesan berbeda dibandingkan mendaki gunung di daratan, karena gunung tersebut di muka perairan Teluk Manado.

"Setelah beberapa waktu tidak ada aktivitas pendakian dan melihat tingginya potensi minat wisata pendakian, wisata pendakian Manado Tua akan dibuka kembali," ujarnya.

Oleh karena itu, katanya, ada tahapan-tahapan prakondisi yang harus dilakukan, salah satunya peningkatan kapasitas pemandu lokal yang nantinya kelompok masyarakat pemandu tersebut menjadi subjek pengelolaan wisata pendakian yang berprinsip konservasi kawasan.

"PT Pandu Harapan Nusa (Grand Luley) adalah salah satu pemegang perizinan berusaha yang memanfaatkan kawasan Taman Nasional Bunaken dengan mengusahakan dan menyediakan sarana dan prasarana pariwisata alam," katanya.

Dia berharap, kelompok pemandu wisata lokal di Pulau Manado Tua semakin meningkatkan kompetensi, baik secara kelembagaan/organisasi maupun keterampilan khususnya wisata pendakian.

"Setelah kegiatan ini dan apabila piranti pendukung sudah siap, seperti sarpras (sarana prasarana) dan SOP (Standar Operasional Prosedur) kegiatannya, Balai Taman Nasional Bunaken akan meluncurkan Wisata Pendakian Manado Tua sebagai variasi obyek wisata selain wisata bahari bawah lau," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Olahraga
Harry Kane Masuk Persaingan...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.