Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Naikkan Target Jumlah Pengusaha Jadi Lima Persen

📅 Minggu, 25 Jun 2023, 18:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Naikkan Target Jumlah Pengusaha Jadi Lima Persen Doc: ANTARA/Bayu Saputra
Ket. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Indonesia Net-Zero Summit (INZS) 2023, yang diadakan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di Jakarta, Sabtu (24/6/2023).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan jumlah pengusaha meningkat menjadi lima persen dari total penduduk guna memaksimalkan bonus demografi.

"Namun, di samping itu, kita ingin mendorong entrepreneur kita tumbuh. Kita ini negara yang ingin menjadi negara maju, tetapi jumlah entrepreneur kita hanya 3 persen, kita harus naikkan menjadi lima persen," katanya dalam acara Indonesia Net-Zero Summit (INZS) 2023 yang diadakan oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di Jakarta, Sabtu (24/6).

Menko Airlangga menilai dengan bonus demografi, sebaiknya pemerintah bersama masyarakat tidak menyia-nyiakan momentum krusial tersebut.

Dia membidik sumber daya manusia RI di masa depan yang harus sehat, berpendidikan serta mempunyai inovasi guna menunjang Visi Indonesia Emas 2060.

Tak hanya menyoroti pentingnya SDM, sektor keberlanjutan atau sustainability juga menjadi salah satu aspek penting.

Dia menjelaskan sebagai negara maritim dan agraris, seyogyanya pemerintah bersama masyarakat mampu mengelola ekonomi biru (blue economy) serta ekonomi hijau (green economy) dengan baik.

"Berikut, tentu kita bicara sustainability, berarti kita negara maritim, kita harus menguasai blue economy, negara ekonomi biru. Kita juga negara yang mendorong sustainability, tentu kita akan mendorong green economy. Jadi, Indonesia sudah commit 2060 net zero emission, dan ke depan dalam 10 tahun kita akan kembangkan energi berbasis hijau," ujarnya.

Kemudian, sebagai tindak lanjut target tersebut, telah disepakati perjanjian pendanaan transisi energi Just Energy Transition Partnership (JETP) saat gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 2022.

JETP telah membentuk sekretariat tim kerja yang siap bekerja merealisasikan kerja sama pendanaan transisi energi hingga siap menggelontorkan dana 20 miliar dollar AS.

Sementara dari segi implementasi, Menko Airlangga menyebutkan pengembangan tenaga air atau hydropower yang saat ini tengah berjalan.

Airlangga pun optimistis mampu mencapai target yang telah ditentukan mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2022 sebesar 5,3 persen merupakan salah satu capaian pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di antara negara-negara G20 lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
PETI Kembali Dibuka di Goro...
Ekonomi
Penerapan Kenaikan Tarif An...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.