Warga Kelurahan Gak Perlu Antre Lagi, Gas LPG 3 Kg Subsidi Bakal Masuk Koperasi Merah Putih
📅 Senin, 14 Sep 2026, 02:25 WIB | Oleh: AlfredBALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan memproyeksikan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP) untuk memperluas lini usaha menjadi pangkalan resmi penyalur elpiji subsidi 3 kilogram, Minggu (13/9).
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (KUKMP) Kota Balikpapan Heruressandy Setia Kesuma di Balikpapan, Minggu, menjelaskan bahwa rencana tersebut saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari Pertamina Patra Niaga dan pemerintah pusat.
"Koperasi Merah Putih diproyeksikan menjadi pangkalan elpiji, bukan subpangkalan,” kata Heruressandy.
Ia menegaskan dengan menjadi pangkalan resmi, koperasi dapat bertindak sebagai titik distribusi yang lebih dekat, aman, dan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat yang berhak menerima subsidi.
“Kami berharap mereka bisa melanjutkan bentuk kerja sama lainnya, seperti penyediaan gas subsidi 3 kilogram sesuai peruntukannya,” ujarnya.
Sejak dibentuk pada 2025, saat ini telah terbentuk 34 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Balikpapan. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen atau 19 hingga 20 koperasi tercatat sudah aktif menjalankan kegiatan operasionalnya.
Menurut Heruressandy, angka tersebut menunjukkan bahwa koperasi kelurahan mulai memiliki fondasi usaha yang kuat untuk dikembangkan lebih jauh.
Apalagi, total omzet seluruh koperasi kelurahan di Balikpapan hingga Agustus 2026 telah melampaui Rp2 miliar.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator utama bahwa koperasi kelurahan dinilai cukup mampu untuk memperluas lini bisnis dan jenis layanannya.
Selama ini, koperasi-koperasi tersebut aktif menjalin kerja sama dengan sejumlah BUMN untuk penyediaan bahan pokok penting (bapokting), seperti beras, gula, minyak goreng, dan komoditas lainnya.
Keberadaan koperasi di tingkat kelurahan terbukti membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang.
Meski demikian, Pemkot Balikpapan menekankan bahwa pengembangan usaha koperasi tidak boleh berhenti pada perdagangan bahan pokok saja.
Dengan bertambahnya jenis layanan, koperasi diharapkan dapat memperkuat ekonomi keluarga sekaligus menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat
Heruressandy menambahkan, pemerintah daerah akan terus memantau kesiapan setiap koperasi, termasuk dari sisi kapasitas pengelolaan keuangan, tertib administrasi, hingga kemampuan operasional di lapangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!