Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangun Ekonomi Desa untuk Ciptakan Lapangan Kerja

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Jangan mimpi 2045 kalau sekarang tidak dikerjakan, itu terlalu jauh. Jangan mimpi Indonesia Emas, itu tidak ada kalau tidak dikerjakan hari ini. Lihat Vietnam, diam-diam hampir menyalip Indonesia. Jangan hanya berangan-angan dan berandai-andai. Itu yang harus dicanangkan besar-besaran. Kalau itu dilakukan, tidak usah dihitung berapa hasilnya, berpa pendapatan perkapita kita, pasti akan naik sendiri. Lebih baik menghitung apa yang sudah dikerjakan daripada menghitung yang tidak dikerjakan," katanya.

Pengamat ekonomi, Faisal Basri dalam sebuah diskusi berpendapat bahwa ekspor Indonesia tidak mempunyai daya saing karena tingginya biaya ekonomi (high cost economic). Kualitas investasi yang masuk, sedikit manufakturnya.

Sebagian besar investasi di bidang sumber daya alam dan menghasilkan barang yang di jual di Indonesia. "Hanya jago kandang," kata Faisal.

Diminta terpisah, pengamat ekonomi dari Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, Yohanes B Suhartoko, mengatakan pembangunan bagi sebuah negara merupakan syarat wajib untuk mewujudkan masyarakat yang adil makmur.

Sebab itu, perlu suatu garis besar haluan negara dan perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. Perbedaan partai politik para pemimpin nasional seharusnya bukan menjadi penghalang keberlanjutan pembangunan, karena adanya landasan dan aturan yang mengikat mengenai keberlanjutan pembangunan.

"Sudah saatnya para pemimpin politik menghilangkan ego kepartaian demi kesejahteraan bangsa Indonesia. Jika kesinambungan pembangunan tidak berjalan maka akan berdampak buruk pada pemborosan anggaran dan relatif kecilnya peningkatan pendapatan nasional. Pada akhirnya akan sulit mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur," pungkas Suhartoko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.