Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bangun Ekonomi Desa untuk Ciptakan Lapangan Kerja

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bangun Ekonomi Desa untuk Ciptakan Lapangan Kerja Doc: ISTIMEWA
Ket. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya keberlanjutan dan kesinambungan dalam menjalankan kepemimpinan sebuah negara, terutama untuk mencapai visi dan mimpi besar bangsa Indonesia.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya keberlanjutan dan kesinambungan dalam menjalankan kepemimpinan sebuah negara, terutama untuk mencapai visi dan mimpi besar bangsa Indonesia.

"Kepemimpinan itu ibarat tongkat estafet, bukan meteran pom bensin. Kalau meteran pom bensin mulai dari nol ya, apakah kita mau begitu? Ndak kan. Masak kaya meteran pom bensin," kata Jokowi dalam arahannya pada peluncuran rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 di Jakarta, Kamis (15/6).

Kepemimpinan yang berkelanjutan dan berkesinambungan, kata Presiden, merupakan aspek penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

"Mestinya, kalau sudah dari TK, SD, SMP, maka kepemimpinan berikutnya masuk SMA, universitas, nanti berikutnya S2, S3. Tidak maju-mundur, poco-poco (tarian-red)," kata Presiden.

Selain keberlanjutan kepemimpinan, Kepala Negara juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas. Tidak ada satu negara pun yang bisa mencapai kemakmuran tanpa stabilitas yang terjaga.

Menanggapi pernyataan Presiden, Peneliti Pusat Riset dan Pengabdian Masyarakat (PRPM) Institut Shanti Bhuana, Bengkayang, Kalimantan Barat, Siprianus Jewarut, mengatakan keberlanjutan dalam estafet kepemimpinan memang penting, khususnya kepemimpinan yang demokratis nasionalis. Namun demikian, masih ada beberapa catatan yang harus dibenahi, terutama tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menguasai iptek.

"Apa gunanya SDM yang menguasai iptek kalau tidak ada lapangan kerja. Selama ini pemimpin kita membangga-banggakan bermunculannya perusahaan unicorn atau perusahaan rintisan (startup) dengan valuasi satu miliar dollar AS. Apa keuntungan unicorn untuk Indonesia? Pekerjanya orang luar negeri, barangnya impor, dananya pun dari luar negeri. Kita hanya disuruh beli," kata Siprianus.

Kebijakan pemerintah selama ini, secara otomatis telah membunuh sektor riil dengan berbagai biaya siluman, sedangkan produk-produk impor begitu gampang berseliweran di pasar dalam negeri sehingga mematikan produk nasional.

Hal itu karena sejak Orde Baru yang diestafetkan hanya oligarki dan kroni. Padahal, syarat untuk pembangunan SDM itu harus tersedia lapangan kerja, agar lulusan S2 jangan jadi cleaning service.

"Pengembangan SDM harus link and match, harusnya, sebelum lulus sudah ada pekerjaan yang menunggu," katanya.

Ekonomi Desa

Lebih lanjut, Siprianus mengatakan untuk menciptakan keberlanjutan dan menekan angka kemiskinan, solusinya harus membangun ekonomi perdesaan agar ketimpangan berkurang. Membangun ekonomi desa harus konkret dengan membangun industri di desa.

"Kalau hanya modal saja, tapi tidak ada kerjaannya buat apa? Selama ini banyak bikin program yang tidak realistis. Mereka pikir kalau dikasih duit, terus tidak miskin, padahal ya tetap miskin, kecuali tiap bulan. Bantuan sosial itu tidak menghapus kemiskinan. Bantuan sosial hanya memberi orang miskin makan, kemiskinannya ya tetap," katanya.

Sebab itu, pemerintah ke depan tidak boleh hanya berangan-angan, tapi harus melaksanakan pembangunan ekonomi desa seperti rekomendasi dalam Rakernas PDIP baru-baru ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.