Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyakit Misterius Tewaskan 9 Orang di Kenya, Mirip Malaria tapi Lebih Ganas

📅 Jumat, 12 Mei 2023, 14:00 WIB | Oleh:
Penyakit Misterius Tewaskan 9 Orang di Kenya, Mirip Malaria tapi Lebih Ganas Doc: Nation Africa
Ket. Papan petunjuk yang menunjukkan jarak ke wilayah Marsabit dan Moyale di dekat Acher's Post di Wilayah Isiolo. Penyakit aneh melanda sebuah lokasi di Marsabit County.

JAKARTA - Sebuah penyakit "misterius" telah menghancurkan Kagi, sebuah komunitas di Marsabit, Kenya, menewaskan sembilan orang dan menyebabkan lebih dari 80 orang sakit parah, menurut pihak berwenang.

"Sejauh ini kami telah kehilangan sembilan orang dan 80 lainnya terbaring di tempat tidur di desa-desa," kata Moses Galoro, kepala senior Marsabit, Rabu (10/5), dilaporkan Nation Africa. Dia mengimbau agar dilakukan intervensi segera oleh para pemangku kepentingan sebelum kasus kematian bertambah.

Dia mengatakan enam dari yang meninggal adalah orang dewasa, dan tiga adalah anak-anak berusia antara satu dan tiga tahun.

Kematian terakhir disaksikan Nation pada Rabu pagi di Kargi Health Center. Seorang pemuda berusia 23 tahun menghembuskan nafas terakhirnya.

Penyakit yang pertama kali dilaporkan dua minggu lalu, diduga sebagai bentuk "malaria ganas" berdasarkan penyelidikan awal oleh petugas kesehatan.Gejala yang dilaporkan seperti flu, mata kuning, sakit kepala parah, dan limpa bengkak. Satu korban menunjukkan tanda-tanda yang mirip dengan Kalazar, sejenis leishmaniasis visceral.

Spesies nyamuk invasif ditemukan di daerah Laisamis dan Saku di daerah Marsabit oleh Lembaga Penelitian Medis Kenya dua bulan sebelum wabah.

Departemen Kesehatan Marsabit mengatakan pada Kamis, pihaknya "bekerja sama dengan lembaga kesehatan lainnya, dan semua tindakan yang diperlukan diambil untuk mengidentifikasi, menahan, dan mengelola wabah."

Awal pekan ini, departemen kesehatan juga mengatakan situasinya "terkendali" karena tim ahli pengawasan penyakit dan ahli teknologi laboratorium sedang mengumpulkan sampel darah untuk verifikasi.

Pada Selasa, obat antimalaria untuk dewasa dan anak-anak, parasetamol, dan antibiotik telah tersedia untuk masyarakat, dengan obat tambahan dikirim pada hari Kamis.

"Kami mendorong warga untuk melakukan tindakan pencegahan seperti sering mencuci tangan dengan sabun dan air, menghindari kontak dengan orang sakit, dan mencari pertolongan medis jika mengalami gejala apa pun," kata Departemen Kesehatan Marsabit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.