Banyak yang Melarang, ChatGPT Justru Bisa Dukung Riset dan Pendidikan
📅 Kamis, 30 Mar 2023, 10:30 WIB | Oleh: Tim PenulisPara penulis artikel ilmiah harus menyatakan apakah menggunakan ChatGPT ketika menyusun artikel tersebut, dan ada pedoman yang harus diikuti para editor dan reviewer.
AI dalam Pendidikan dan Pengajaran
Dengan mengetahui keterbatasannya, dosen dan mahasiswa bisa memanfaatkan ChatGPT mulai dari membantu mengatasi hambatan menulis, pemecahan masalah, hingga penulisan kode komputer.
Kita tidak perlu melarang penggunaan ChatGPT. Justru, kita perlu memperkenalkan penggunaan AI yang bertanggung jawab dan mendiskusikan etika penggunaakannya dalam pendidikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tapi bagimana dengan mahasiswa yang memakai ChatGPT untuk menulis tugas mereka?
Rancanglah pertanyaan atau tugas yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, bukan jawaban yang bisa disalin langsung dari buku teks atau halaman situs.
Ajak para mahasiswa mengecek jawaban yang diberikan oleh ChatGPT. Dengan ini, misalnya, kita bisa melatih mahasiswa untuk memberikan jawaban yang lebih kritis dari pemberian ChatGPT.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di dalam kelas, para dosen bisa mengajak mahasiswa membahas satu topik lebih mendalam dan memperlihatkan jawaban ChatGPT. Jelaskan kebenaran, kekurangan atau kesalahan dari jawaban tersebut.
Harapannya, mahasiswa akan mengetahui kedangkalan pengetahuan ChatGPT dan mengapresiasi pemikiran kritis dan kreativitas yang hanya bisa dilakukan dengan pemikiran manusia.
Walaupun ChatGPT bisa membantu dalam penulisan, akademisi perlu memiliki keterampilan untuk komunikasi. AI tidak bisa merumuskan pertanyaan penelitian, merancang eksperimen, dan menginterpretasikan hasil penelitian. Selain itu akademisi perlu basis pengetahuan yang kuat sehingga dapat mengidentifikasi bias, mengajukan pertanyaan kritis, dan memastikan keakuratan dan validitas temuan penelitian.
AI tidak akan membuat kita kehilangan pekerjaan. Dengan merangkul perkembangan teknologi, maka keterampilan kita bisa meningkat, tugas-tugas baru akan muncul ketika pekerjaan rutin suatu hari diambil alih oleh AI.
Selamat memasuki dan menikmati dunia AI.![]()
Budiman Minasny, Professor in Soil-Landscape Modelling, University of Sydney; Dian Fiantis, Professor of Soil Science, Universitas Andalas, dan Wirastuti Widyatmanti, Dosen Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!