Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Parkir! Smart Parking Pangkalpinang Dongkrak PAD hingga Rp15 Miliar

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 14:51 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Parkir! Smart Parking Pangkalpinang Dongkrak PAD hingga Rp15 Miliar Doc: Antara foto
Ket. Wali Kota Pangkalpinang Saparudin.

PANGKALPINANG - Wali Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Saparudin menyatakan penerapan parkir kendaraan sistem langganan "smart parking" dapat menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir Rp15 miliar, sehingga mendorong percepatan pembangunan di daerah ini.

"Penerapan smart parking ini PAD dari sektor parkir ini bisa naik Rp15 miliar dibandingkan parkir manual hanya sekitar Rp2 miliar," kata Saparudin, di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang sedang melakukan uji coba penerapan smart parking yang telah dimulai 1 Oktober hingga Desember 2026, guna memberikan keadilan kepada masyarakat dan juga mendorong peningkatan PAD bagi pemerintah daerah ini.

"Kita berharap uji coba smart parking berjalan dengan baik, agar penerapan parkir kendaraan sistem berlangganan di 2027 nanti berjalan optimal untuk meningkatkan PAD di daerah ini," katanya.

Dia menyatakan dengan adanya penerimaan PAD dari sektor parkir ini tentunya fasilitas-fasilitas umum di Kota Pangkalpinang ini akan semakin baik untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"PAD ini nantinya akan dikembalikan ke masyarakat melalui pembangunan sarana dan fasilitas publik di daerah ini," katanya pula.

Ia mengatakan penerapan smart parking ini sangat meringankan dan membantu masyarakat, karena biaya parkir kendaraan smart parking ini hanya Rp1.000 per hari.

"Kalau masyarakat berlangganan satu hari hanya dikenai biaya Rp1.000. Minsalnya mulai parkir pukul 07.00 WIB berarti selesainya pukul 07.00 WIB besok dan jika berlangganan tujuh hari maka biayanya hanya Rp7.000 dan smart parking ini tidak berlaku di tempat-tempat parkir khusus seperti trans mart, rumah sakit timah dan tempat khusus lainnya," katanya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.