Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak yang Melarang, ChatGPT Justru Bisa Dukung Riset dan Pendidikan

📅 Kamis, 30 Mar 2023, 10:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

ChatGPT menggunakan algoritma pembelajaran mesin yang disebut Large Learning Model, yang dapat memproses sejumlah besar data teks, termasuk buku, berita, halaman Wikipedia, dan jutaan situs web.

Dengan "mempelajari" data yang cukup besar, model tersebut bisa mempelajari pola dan struktur bahasa dan bisa menginterpretasikan segala pertanyaan.

Saat ini, ChatGPT dianggap sebagai AI yang paling canggih, namun tidak bebas dari kesalahan dan keterbatasan. Kalimat yang dihasilkan sangat mengesankan tapi kontennya terkadang sangat dangkal, tidak tepat, atau bahkan salah.

Untuk itu, hasil ChatGPT harus kita periksa dan validasi. Beberapa reviu termasuk oleh penulis dan para kolega kami menemukan bahwa pemanfaatan ChatGPT untuk topik yang belum memiliki cukup informasi di dunia maya, dapat berakhir dengan munculnya jawaban yang sama sekali tidak akurat.

Ada kesalahpahaman bahwa ChatGPT dianggap sebagai sumber pengetahuan. Mempercayai sepenuhnya hasil ChatGPT cukup berbahaya dan meracuni pikiran kritis. Padahal sebenarnya, ChatGPT adalah "alat" yang memodelkan bahasa, bukan pengetahuan.

Misal saja, kita bisa bertanya "Berikan satu contoh aplikasi AI di dunia pertanian".

ChatGPT bisa jadi menjawab seperti ini:


"Penggunaan drone: AI dapat digunakan pada drone untuk memetakan lahan pertanian dan memberikan informasi tentang kondisi tanaman, curah hujan, dan penggunaan air. Hal ini dapat membantu petani dalam membuat keputusan yang tepat terkait penggunaan sumber daya dan waktu panen yang optimal."

Walau jawabannya cukup meyakinkan, namun jika seorang petani membeli drone dan meminta ChatGPT memetakan lahan pertanian, sang petani tentu akan kebingungan.

Untuk mendapatkan informasi "kondisi tanaman, curah hujan, dan penggunaan air" dengan drone, seorang pengguna perlu mempelajari prinsip remote sensing (pengindraan jarak jauh), pengolahan data, penggunaan perangkat lunak, dan pengetahuan teknis lainnya.

Sementara ini, jawaban ChatGPT seolah lebih cocok untuk menjawab topik penelitian S3, bukan jawaban teknis praktis.

Jangan berharap ChatGPT untuk menuliskan penelitian kita. Kreativitas adalah bagian penting dari penelitian - AI tidak dapat melakukan hal itu.

Bahkan, dunia penerbit jurnal kini telah menerapkan peraturan ketat terkait ChatGPT. Baru-baru ini, kami menerima email dari Direktur Pelaksana Jurnal Elsevier tentang kode etik penggunaan ChatGPT bagi penulis artikel ilmiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.