Kapal Nelayan Vietnam Masih Melanggar ZEE Indonesia
📅 Senin, 20 Feb 2023, 02:05 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Kesepakatan yang baru dicapai akan membantu memerangi penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan dan tidak diatur (Illegal, unreported and unregulated fishing/
IUU) di daerah tersebut," kata para analis, mendesak agar implementasi dilakukan sesegera mungkin.
"Kita harus menghormati proses legislatif di kedua negara setelah perjanjian batas ZEE," kata Andreas.
"Namun demikian, proses legislatif seperti itu tidak menghalangi pelaksanaan kesepakatan untuk menciptakan stabilitas di kawasan," katanya, seraya menambahkan bahwa "penting juga untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Vietnam untuk berpatroli di kawasan tersebut".
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada 2017, Komisi Eropa mengeluarkan peringatan "kartu kuning" terhadap pelanggaran penangkapan ikan yang dilakukan Vietnam.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh, memerintahkan, pemerintah daerah untuk memberantas penangkapan ikan ilegal pada akhir tahun 2021 tetapi target tersebut tidak tercapai.
Para pejabat mengakui perlunya memperkuat pemantauan dan kontrol terhadap para nelayan mereka yang pada gilirannya mengeluhkan penurunan stok ikan dan intimidasi oleh kapal asing di laut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut South China Sea Probing Initiative, lembaga kajian Tiongkok, Vietnam mengoperasikan armada penangkap ikan sekitar 9.000 kapal di Laut Tiongkok Selatan.SB/BenarNews/and
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!