Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memakai Masker untuk Bergaya Jadi Tren Anak Muda di Korsel

📅 Minggu, 05 Feb 2023, 20:51 WIB | Oleh:

Masalah Harga Diri

Aktris dan pembuat konten Korsel, Sooyeun Park, setuju dengan pernyataan Miss Universe Korea 2022. Ia menjelaskan bahwa magikkun di Korsel jauh melampaui fenomena global yang disebut mask fishing.

"Banyak orang dewasa memakai masker untuk mencegah (penyakit), tetapi menurut saya anak muda kebanyakan memakai masker demi penampilan," kata dia.

Sebuah video YouTube menunjukkan beberapa orang muda Korea yang membicarakan anak-anak SMA yang bahkan rela tidak makan siang karena mereka tidak ingin melepas masker. Sementara, beberapa dari mereka hanya makan dengan mengangkat masker sedikit di atas dagu.

Survei terbaru yang menerima tanggapan dari 435 remaja Korsel juga mendukung hal ini. Hasil survei itu menunjukkan bahwa masker tidak hanya digunakan untuk mencegah penyebaran Covid-19, tetapi juga untuk "menutupi muka".

Survei itu juga menunjukkan bahwa semakin sering orang menutup wajah mereka, semakin rendah harga diri sosial mereka sebenarnya.

Video-video TikTok kreasi Sooyeun Park, yang membuat lelucon seputar pemakaian masker, menjadi cukup populer di kalangan orang muda.

"Karena anak-anak sudah memakai masker sejak usia dini dan lama sekali, beberapa tidak merasa nyaman untuk menunjukkan 'wajah asli mereka'. Terutama mereka yang pernah disebut-sebut oleh orang lain sebagai magikkun. Mereka tidak mau melepas masker," kata dia.

"Karena kita hidup dalam masyarakat yang sangat peduli dengan penampilan, saya pikir anak-anak terpengaruh oleh itu," imbuh dia.

Banyak aplikasi yang sepertinya memanfaatkan fenomena magikkun. Ada beberapa aplikasi yang mengklaim bisa mengukur kekuatan magikkun dengan sistem kecerdasan buatan (AI) yang dapat menganalisa muka bermasker seseorang dan menebak muka aslinya.

Sebagian besar dari aplikasi kencan di Korsel pun sudah melarang penggunanya mengunggah foto-foto mereka yang menggunakan masker setelah menerima banyak keluhan tentang muka orang yang mereka temui terlihat berbeda dari foto dengan masker.

Faktor penting lain yang membuat orang Korea enggan melepas masker adalah tekanan sosial. Meskipun mereka sudah boleh melepas masker di ruang terbuka sejak Mei lalu, banyak yang terus menggunakan masker.

Berdasarkan hasil survei terbaru oleh Kamar Dagang dan Industri Korea (KCCI), yang diterbitkan sebelum pemerintah mencabut kebijakan bermasker di ruang tertutup, tiga dari empat orang Korea ingin peraturan itu dihilangkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.