Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

28 Minggu, 23 Agu 2026, 05:47 WIB | Oleh:
Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker Doc: Antara foto
Ket. Warga Palembang berkendara sepeda motor menggunakan masker untuk menghindari kabut asap, Sabtu (22/8).

PALEMBANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mengimbau warga di wilayah setempat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk melindungi diri dari kabut asap.

Kepala Dinkes Kota Palembang Fenty Aprina, di Palembang, Sabtu (22/8), mengatakan bahwa kualitas udara di wilayahnya saat ini berada di level tidak sehat sehingga harus diwaspadai bersama.

Dia mengatakan, penggunaan masker disarankan jika melakukan aktivitas di luar rumah atau ruangan untuk menghindari asap dampak kebakaran lahan di beberapa daerah di Sumsel pada musim kemarau tahun ini.

Asap yang ditimbulkan dari lahan gambut yang terbakar bisa menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan masalah gangguan kesehatan lainnya.

Oleh sebab itu, pihaknya berupaya melindungi warga kota dengan gencar memberikan imbauan agar mereka menggunakan masker, terutama jika kondisi kabut asap sudah melampaui ambang batas secara terus-menerus tanpa fluktuatif.

Masyarakat juga diminta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci pakai sabun, memperbanyak minum air putih, terutama bagi anak-anak.

Dia menambahkan, berdasarkan data selama Januari-Juli 2026 pihaknya menangani sebanyak 94.964 kasus ISPA yang dialami masyarakat di wilayah itu, namun tidak ada pasien meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

"ISPA menjangkit masyarakat semua kelompok usia mulai dari anak-anak, dewasa hingga lansia sehingga harus diwaspadai bersama," ujarnya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Mengagetkan, Satu Prajurit Kopassus Ini Jadi Tersangka

54 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
Mengagetkan, Satu Prajurit ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.