Memakai Masker untuk Bergaya Jadi Tren Anak Muda di Korsel
📅 Minggu, 05 Feb 2023, 20:51 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: BBC/Giggle
SEOUL - Sejatinya masyarakat Korea Selatan (Korsel) sudah tak perlu menggunakan masker di luar sejak Mei 2022. Namun pencabutan aturan masker di dalam ruangan baru diumumkan pada Senin (30/1), dengan pengecualian tertentu, yakni saat menumpang moda transportasi umum dan memasuki rumah sakit.
Meski demikian, banyak anak muda Korsel masih memilih menggunakan masker, baik di dalam maupun luar ruangan. Alasan yang mereka berikan mungkin terdengar mengejutkan bagi Anda.
Di Korsel, masker sudah menjadi kebutuhan pokok selama pandemi Covid-19, sama seperti di berbagai negara lain. Masker tipe KF94 -atau setara dengan masker N95- menjadi sangat populer di sana.
Walaupun masker KF94 sebenarnya membuat pemakainya sulit bernapas, semua orang - mulai dari anak TK sampai manula - menggunakannya. Alasan di balik popularitas masker ini cukup sederhana: warga ingin melindungi diri mereka dan orang lain dari penyebaran vírus.
Hampir 30 juta masyarakat Korsel terpapar Covid-19 dan lebih dari 33.000 orang telah meninggal karena virus tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pencabutan kebijakan bermasker di dalam ruangan diumumkan tiga tahun setelah ditemukannya kasus Covid-19 pertama di Korsel.
Namun, generasi muda memiliki alasan-alasan lain untuk tetap menggunakan masker selain melindungi diri dari virus. Penampilan masih memiliki peran penting dalam membuat remaja dan orang muda tetap ingin memakai masker.
Muncul istilah magikkun yang berarti seseorang terlihat lebih rupawan saat memakai masker. Kata tersebut mulai banyak digunakan di media sosial Korsel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Magikkun sendiri merupakan gabungan antara kata mask dan sagikkun yang artinya "penipu" dalam bahasa Korea. Sehingga, kata tersebut digunakan untuk menyebut penampilan bermasker seseorang adalah tipu muslihat.
Frasa serupa yang banyak digunakan di media sosial kancah global adalah mask fishing. Istilah mask fishing diambil dari istilah catfishing, yakni istilah yang digunakan untuk menggambarkan pemalsuan identitas sesorang, khususnya di ruang daring. Namun, kali ini penipuan dilakukan dengan masker.
Di TikTok, terdapat ribuan unggahan video yang menggunakan tagar #maskfishing. Kebanyakan dari kontent itu terdiri dari remaja dan orang muda yang melakukan tantangan viral bertajuk "Apakah saya mask fishing?"
Model dan influencer asal Korsel, Hanna Kim, yang dinobatkan sebagai Miss Universe Korea 2022, mengatakan kepada BBC bahwa dia pernah mengalami hal yang mirip dengan mask fishing ketika ia diajak berkencan oleh seorang pria pengguna masker.
"Saya harus membuat keputusan sulit dan mengatakan 'Saya minta maaf tapi sepertinya ini tidak bisa berlanjut'," kata Hanna Kim yang akhirnya merasa kecewa ketika pria itu melepas maskernya.
"Saya dulu sering khawatir apakah orang akan berpikir muka saya ketika menggunakan masker dan tanpa masker akan terlihat beda," ungkap dia. "Walaupun alasan utama menggunakan masker tentu adalah Covid. Ada banyak teman-temanku yang mengatakan mereka lebih nyaman menggunakan masker karena mereka tidak perlu merias wajah dengan makeup atau mereka bisa menyembunyikan masalah kulit," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!