Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan Pangan Turun ke Kupang! 6.000 Keluarga Rawan Pangan Kebagian

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 11:26 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bantuan Pangan Turun ke Kupang! 6.000 Keluarga Rawan Pangan Kebagian Doc: istimewa
Ket. Penyaluran Bantuan Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan Tahun 2026 di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang disambut antusias oleh masyarakat dan Pemerintah Daerah

JAKARTA — Penyaluran Bantuan Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan Tahun 2026 di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang disambut antusias oleh masyarakat dan Pemerintah Daerah. Program yang menjangkau 6.000 Kepala Keluarga (KK) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini difokuskan untuk masyarakat rawan pangan khususnya yang berada di desil 1 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Muhammad Khairil menyampaikan bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi warganya yang membutuhkan.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapanas, yang telah membantu masyarakat Kota Kupang. Atas nama Pemerintah Kota Kupang sangat berterima kasih atas bantuan untuk intervensi kerawanan pangan," ujar Muhammad saat penyaluran bantuan di Kota Kupang, Jum’at (17/7)

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut. "Harapan kami bahwa kedepan bantuan-bantuan seperti ini tetap ada sesuai dengan regulasi," sambungnya. 

Respon positif juga datang dari pemerintah di tingkat kelurahan yang terlibat langsung dalam proses penyaluran. Lurah Liliba, Viktor A. Makoni menilai bantuan pangan menjadi dukungan yang dirasakan masyarakat, terutama bagi keluarga yang selama ini masih mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. 

"Terima kasih banyak kepada Badan Pangan Nasional dalam memberikan bantuan kepada 321 KK di wilayah Kelurahan Liliba. Kiranya, bantuan seperti ini akan berlanjut terus setiap tahun sehingga warga yang kurang mampu dapat terlayani semua dan lewat bantuan ini mereka dapat hidup yang lebih baik," kata Viktor. 

Adapun Kepala Desa Tanah Merah Kabupaten Kupang, Lazarus M. Dillak menilai program ini membantu warga yang membutuhkan sekaligus memperkuat upaya penanganan kerawanan pangan di wilayahnya.

"Atas nama masyarakat Desa Tanah Merah saya mengucapkan terima kasih kepada Badan Pangan Nasional yang sudah memperhatikan kami masyarakat Desa Tanah Merah dalam hal ini dengan bantuan pangan kepada masyarakat Desa Tanah Merah sebesar 187 penerima manfaat. Dan tentu pada kesempatan ini saya juga sebagai Kepala Desa menyampaikan harapan kepada Badan Pangan Nasional untuk kalau bisa program ini dapat dilanjutkan lagi," ungkap Lazarus.

Di tingkat masyarakat, bantuan pangan yang diterima menjadi tambahan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sejumlah penerima mengaku bantuan tersebut membantu mengurangi beban pengeluaran pangan keluarga. Salah satunya, yakni warga Desa Tanah Merah, Lukas Amakie. 

“Sa (saya) pu (punya) anak 8 orang, baru ini hari saya bisa dapat bantuan tapi saya bersyukur untuk Pemerintah Pusat bisa perhatikan kami masyarakat yang banyak kekurangan,” terang Lukas. 

Hal senada disampaikan warga Desa Noelbaki, Salmuntabana. Menurutnya, kehadiran pemerintah melalui bantuan pangan memberikan rasa kepedulian yang dirasakan langsung olehnya.

"Kami merasa berterima kasih atas bantuan yang pemerintah berikan, kami menganggap pemerintah adalah Ibu dan Bapak kami. Pemerintah memberikan kasihnya untuk seluruh rakyat yang ada di Indonesia tidak pandang bulu, semua anak negara tetap dilayani," tutur Salmuntabana.

Program Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan Tahun 2026 secara keseluruhan menjangkau 11.500 Kepala Keluarga di dua provinsi, yakni Lampung yang meliputi Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Pringsewu, serta Nusa Tenggara Timur yang mencakup Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Musim Kemarau, Petani Cabai...

Gelar Rakernas, INSA Hasilkan Dua Ketetapan Strategis

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Gelar Rakernas, INSA Hasilk...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.