Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 05:59 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJEMBER - Kirab Ancak Agung yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember kembali memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan 867 ancak yang diarak dari Jalan Gajahmada menuju Alun-Alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu sore.
"Jumlah tersebut kembali memecahkan rekor yang sebelumnya juga dicatatkan Jember sebanyak 449 ancak agung dan tahun ini sebanyak 867 ancak, sehingga menjadi yang terbanyak," kata Senior Representative MURI Ari Andriani di Jember.
Selain kirab ancak, gunungan suwar-suwir, makanan ringan khas Jember, juga memecahkan rekor MURI dengan 1.600 bungkus suwar-suwir yang disusun hingga mencapai tinggi 3,7 meter.
Kirab Ancak Agung digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mengusung tema "Melestarikan Tradisi, Menguatkan Ukhuwah, Mengangkat Marwah Jember", kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merawat tradisi dan memperkuat gotong royong serta persaudaraan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat hubungan antarsesama.
"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Kemerdekaan RI sama-sama membawa pesan penting tentang persaudaraan, kecintaan terhadap tanah air, serta kepedulian terhadap sesama," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Fawait juga mengenakan syal bercorak Indonesia dan Palestina sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan kemanusiaan bangsa Palestina.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sikap tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa kemerdekaan merupakan hak segala bangsa," tuturnya.
Kirab tahun ini diikuti 867 peserta ancak yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, kelurahan, desa, sekolah, hingga lembaga kemasyarakatan.
Setelah didokumentasikan oleh pihak MURI, ratusan gunungan tersebut diperebutkan warga yang telah menunggu sejak siang di Alun-Alun Jember. Hasil bumi yang menjadi bagian dari ancak pun habis dibagikan kepada masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!