Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudah Punya 119 Kampung Sayur, Kota Yogya Masih Mau Nambah 5 Lagi di 2023

2 Jumat, 06 Jan 2023, 16:06 WIB | Oleh:
Sudah Punya 119 Kampung Sayur, Kota Yogya Masih Mau Nambah 5 Lagi di 2023 Sudah Punya 119 Kampung Sayur, Kota Yogya Masih Mau Nambah 5 Lagi di 2023 Doc: Istimewa

YOGYAKARTA - Program kampung sayur di Kota Yogyakarta pada 2023 akan terus diperluas. Pada tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) melalui DInas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta berencana akan menambah lima kampung sayur.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPP Kota Yogyakarta, Imam Nurwahid mengatakan hingga saat ini tercatat sudah ada 119 kampung sayur yang telah tersebar di Kota Yogyakarta.

"Ditahun 2021 jumlah kampung sayur ada 115, pada tahun 2022 menjadi 119, ditahun ini kami menargetkan penambahan lima kampung sayur lagi," bebernya dikutip dari rilis Humas Pemkot Yogya (06/01).

Berbagai upaya telah dilakukan agar program tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan, salah satunya dengan mengemas dalam balutan ekonomi kreatif.

"Balutan ekonomi kreatif dalam pengembangan kampung sayur akan memungkinkan pengelola untuk terus berinovasi sehingga dapat memberikan dampak yang lebih optimal ke masyarakat dari berbagai sisi," pungkasnya.

Selain itu pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan pemangku wilayah seperti kampung, kelurahan, dan kemantren dalam hal pemetaan wilayah mana yang telah siap.

Menurutnya penambahan kampung sayur dilakukan karena dinilai sangat efektif dalam memenuhi pangan dan nutrisi warga.

"Sayuran sangat dibutuhkan oleh semua lapisan masyarakat. Dengan semakin majunya pengetahuan dan pemahaman mengenai gizi pangan, masyarakat semakin sadar akan pentingnya sayuran sebagai asupan gizi," bebernya.

Oleh karena itu, lanjutnya, dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya sayuran dalam komposisi makanan, maka kebutuhan sayuran semakin meningkat.

Dengan demikian masyarakat akan lebih mudah memenuhi kebutuhan sayur dan buah karena sudah ada di dekat mereka, tinggal memetik jenis sayur dan buah yang diinginkan.

"Dengan mendekatkan produk pertanian ke tengah masyarakat, tingkat konsumsi terhadap makanan bergizi pun otimatis juga ikut meningkat," katanya.

Keberadaan kampung sayur ini juga bisa difungsikan untuk sarana edukasi bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. "Juga bisa untuk sarana wisata murah-meriah," bebernya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Warga Asli Minang Itu Menja...

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
Ekonomi
Beras Makin Mahal, Dompet R...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.