Dampak Perpindahan Alur Sungai Batang Kuranji, Kementerian PU Respons Cepat Tangani Krisis Air Bersih Akibat Sumur Warga Kering
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 19:46 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
PADANG– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat merespons kondisi kekeringan yang menyebabkan sumur-sumur dangkal milik masyarakat mengering sehingga krisis air bersih di Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat. Kekeringan ini dipicu oleh berpindahnya aliran Sungai Batang Kuranji akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025, disusul pada 2 Januari 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak menjadi prioritas utama pemerintah.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Kementerian PU langsung turun tangan dengan langkah-langkah teknis di lapangan, mulai dari perbaikan saluran, pengaliran air, hingga distribusi air bersih kepada masyarakat. Ini adalah bentuk kehadiran negara saat masyarakat menghadapi kesulitan,”kata Menteri Dody.
Kementerian PU menyiapkan langkah-langkah penanganan yang difokuskan pada upaya mengalirkan air ke saluran irigasi Gunung Nago Kanan dan Gunung Nago Kiri. Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, kondisi saluran irigasi Gunung Nago Kiri (di depan SMA Negeri 9 Padang) saat ini masih dipenuhi sedimen sehingga perlu dilakukan pembersihan sebelum air dapat dialirkan secara optimal.
Pembersihan saluran irigasi dilakukan oleh Dinas PUPR Kota Padang dan SDABK Provinsi Sumatera Barat, dengan dukungan alat berat berupa excavator dan dump truck. Secara bersamaan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V melakukan perbaikan pada intake saluran untuk memastikan kelancaran suplai air.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selanjutnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama proses pekerjaan berlangsung, saat ini Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat menurunkan 5 armada mobil tangki air dan 30 Hidran Umum (HU). Pengambilan air dilakukan di kawasan Limau Manis dengan bantuan pompa dari BWS Sumatera V.
Untuk saluran irigasi Gunung Nago Kanan, pengaliran air dilakukan menggunakan pompa dari BWS Sumatera V yang didukung jaringan pipa dari BPBPK. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan ini telah dimulai hari ini (23/1/2026) dan akan terus dilakukan monitoring sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Kementerian PU akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan distribusi air bersih berjalan lancar serta kondisi masyarakat terdampak tetap terlayani dengan baik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!