Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Evaluasi Bertahap untuk Kesejahteraan Guru Paruh Waktu

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 22:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Evaluasi Bertahap untuk Kesejahteraan Guru Paruh Waktu Doc: Antara
Ket. Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam sebuah agenda di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Bandung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kesejahteraan guru, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) melalui kebijakan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam keterangannya di Bandung, Selasa, menyampaikan bahwa kebijakan penghasilan guru paruh waktu saat ini merupakan bagian dari proses penyesuaian yang disusun berdasarkan kemampuan keuangan daerah.

“Pemda memiliki komitmen kuat terhadap kesejahteraan guru. Skema yang berjalan saat ini merupakan tahap penyesuaian berdasarkan kondisi dan kemampuan keuangan daerah dengan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan paruh waktu yang telah memiliki sertifikasi dan menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) sekitar Rp2 juta per bulan mendapatkan tambahan Rp500 ribu per bulan dari APBD selama 14 bulan, termasuk tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13, sementara yang belum menerima TPG memperoleh penghasilan Rp1 juta per bulan.

Ia menambahkan kebijakan tersebut bukan keputusan final dan akan terus dievaluasi sesuai perkembangan fiskal daerah.

Pada kesempatan tersebut, bupati menyebut pembiayaan paruh waktu saat ini sepenuhnya bersumber dari APBD, karena regulasi penggajian P3KPW belum diatur secara eksplisit dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, dana Biaya Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tidak dapat digunakan untuk menggaji tenaga pendidik yang bukan bagian dari paruh waktu.

“Insya Allah, saya akan terus berjuang agar status PPPK semakin diperkuat dan PPPK Paruh Waktu dapat meningkat statusnya secara bertahap sesuai regulasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Cecep Suhendar menyatakan pihaknya memiliki komitmen yang sama dalam mengawal peningkatan kesejahteraan guru.

“Kami memahami aspirasi para guru. DPRD akan terus mengawal peningkatan kesejahteraan guru sesuai kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.