Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati, BMKG Keluarkan Peringatan, Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Wilayah-wilayah Ini

📅 Rabu, 13 Jul 2022, 07:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hati-hati, BMKG Keluarkan Peringatan, Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Wilayah-wilayah Ini Doc: ANTARA/NOVA WAHYUDI
Ket. Pengendara motor menembus hujan saat melintas di jalan Jenderal Sudirman Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (18/11/2020).

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini prakiraan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, pada Rabu (13/7).

Dalam informasi yang dikutip dari situs BMKG di Jakarta, Rabu (13/7) disampaikan potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang diperingatkan untuk Provinsi Aceh, Bengkulu, Jambi, Riau, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali.

Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Dikemukakan BMKG, daerah tekanan rendah berada di Samudera Hindia barat Sumatera yang membentuk daerah konvergensi memanjang dari Samudra Hindia selatan DIY hingga barat Banten, di Sumatra Barat dan di Samudra Hindia barat Sumatra.

Sementara itu, sirkulasi siklonik berada di pesisir timur Filipina dan Papua yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Filipina bagian selatan dan Papua.

Daerah konvergensi lainnya memanjang di Aceh, Laut Tiongkok Selatan, Laut Jawa, dari Jawa Timur hingga Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Selat Makassar, Sulawesi bagian tengah, dari Gorontalo hingga Laut Sulawesi, dari Laut Banda hingga Sulawesi Tenggara, dari Laut Banda hingga Maluku, dari Laut Arafuru hingga Maluku bagian tenggara, dan dari Papua Nugini hingga Papua Barat.

BMKG menyampaikan kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah daerah tekanan rendah/sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Olahraga
PSG Difavoritkan Raih Gelar...

Daerah-daerah Darurat Karhutla, Gorontalo Temukan 49 Titik

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Darurat Karhu...
Ekonomi
Jaring Pengaman Peternak Mi...
Ekonomi
AI Berpotensi Gerus Tenaga ...
Ekonomi
Ekspansi Dunia Usaha Tertahan
Advertisement
hut ri 81
Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.