Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Kuningan Selidiki Penyebab Kebakaran TPSA Ciniru

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 05:57 WIB | Oleh:
Polres Kuningan Selidiki Penyebab Kebakaran TPSA Ciniru Doc: antara foto
Ket. Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPSA) Ciniru

KUNINGAN - Kepolisian Resor (Polres) Kuningan, Jawa Barat (Jabar), menyelidiki penyebab kebakaran Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPSA) Ciniru untuk memastikan terdapat unsur kesengajaan atau kelalaian dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama di Kuningan, Kamis (20/8), mengatakan penyelidikan dilakukan setelah proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran selesai atau kondisinya berangsur normal.

"Saat ini kita dalam tahap pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada faktor kesengajaan maupun kelalaian," katanya.

Menurut dia, petugas gabungan dari TNI, kepolisian, dan pemerintah daerah saat ini masih memprioritaskan penanganan kebakaran dengan memadamkan titik api yang tersisa di kawasan TPSA.

Bellen mengatakan proses penyelidikan dilakukan secara bertahap, agar tidak mengganggu upaya petugas dalam mengendalikan kebakaran yang masih menimbulkan kepulan asap.

"Kita fokusnya sama-sama memadamkan, ini tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

Ia memastikan api yang berada di kawasan TPSA Ciniru saat ini, telah ditangani secara baik sehingga tidak menyebar lebih luas ke wilayah sekitar.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu mengatakan tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik.

Pendinginan dilakukan pada sisi selatan, utara, dan timur TPSA untuk mengurangi titik panas serta kepulan asap yang masih muncul.

"Titip api mulai berkurang, proses pendinginan sedang dilakukan," kata Indra.

Tim gabungan juga menangani api yang sempat merembet dari kawasan TPSA menuju kebun bambu milik warga untuk mencegah kebakaran meluas.

BPBD Kabupaten Kuningan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Cirebon untuk memperoleh citra menggunakan drone thermal, guna memetakan titik panas sebagai dasar menentukan operasi pemadaman berikutnya.

Penanganan kebakaran didukung kendaraan pemadam, sejumlah tangki air, dua unit ekskavator, serta empat alat pemadam sprinkler tripod dari BPBD Provinsi Jawa Barat. Dapur umum dan layanan kesehatan juga disiapkan bagi personel.

“Adapun area yang terdampak kebakaran mencapai hampir lima hektare,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Rupiah Rentan Tertekan - 15 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Rentan Tertekan - 15...
Olahraga
Tekuk Parma 2-1, Como 1907 ...

Atasi Torino 2-0, AS Roma Nangkring di Puncak

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atasi Torino 2-0, AS Roma N...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.