Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Timbulkan Bencana, BMKG Prakirakan Curah Hujan Di Jateng Selatan Masih Tinggi

📅 Rabu, 02 Feb 2022, 16:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Timbulkan Bencana, BMKG Prakirakan Curah Hujan Di Jateng Selatan Masih Tinggi Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Peta prakiraan deterministik curah hujan di wilayah Jawa Tengah.

Cilacap - Curah hujan pada bulan Februari 2022 di wilayah Jawa Tengah bagian selatan diprakirakan masih tinggi, kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo.

"Berdasarkan prakiraan probalistik curah hujan yang dikeluarkan Stasiun Klimatologi Semarang, peluang hujan pada dasarian (10 hari) pertama bulan Februari 2022 di hampir sebagian besar wilayah Jawa Tengah berpeluang terjadi hujan kategori menengah atau 51-150 milimeter per dasarian," kata Teguh Wardoyo di Cilacap, Rabu.

Akan tetapi, kata dia, di Jateng selatan khususnya sebagian besar wilayah Cilacap dan Kebumen serta sebagian Banyumas diprakirakan berpeluang terjadi hujan dengan kategori tinggi atau 151-300 milimeter per dasarian.

Menurut dia, peluang hujan tinggi juga berpotensi di sebagian kecil wilayah Pekalongan, Pemalang, Jepara dan Demak meskipun peluangnya lebih kecil dari wilayah Jateng selatan.

Sementara berdasarkan prakiraan deterministik curah hujan, lanjut dia, pada dasarian pertama bulan Februari 2022 sebagian besar wilayah Jawa Tengah masuk kriteria menengah atau 51-150 milimeter per dasarian kecuali di sebagian besar wilayah Cilacap dan Kebumen, sebagian wilayah Banyumas, sebagian kecil wilayah Pekalongan, Pemalang, Jepara dan Demak masuk kriteria tinggi atau 151-200 milimeter per dasarian.

"Curah hujan pada dasarian kedua bulan Februari 2022 di sebagian besar wilayah Jawa Tengah diprakirakan masuk kriteria menengah atau 51-150 milimeter per dasarian, kecuali di sebagian besar wilayah Kabupaten Boyolali, Sragen, Sukoharjo, sebagian wilayah Kabupaten Semarang, sebagian kecil wilayah Cilacap, Grobogan, Klaten, dan Magelang masuk kriteria tinggi atau 151-200 milimeter per dasarian," katanya.

Ia mengatakan curah hujan pada dasarian ketiga bulan Februari 2022 di seluruh wilayah Jateng masuk kriteria menengah atau 51-150 milimeter per dasarian, sedangkan pada dasarian pertama bulan Maret 2022 di seluruh wilayah Jateng masuk kriteria menengah atau 76-150 milimeter per dasarian.

Lebih lanjut mengenai prakiraan curah hujan di Kabupaten Cilacap, Teguh mengatakan curah hujan pada dasarian pertama bulan Februari di wilayah tengah-selatan dan timur Cilacap diprakirakan masuk kategori tinggi atau 151-200 milimeter per dasarian.

"Sebaliknya pada akhir Februari atau dasarian ketiga bulan Februari, wilayah Cilacap bagian tengah-selatan dan timur diprakirakan kondisi jumlah curah hujannya menurun, yaitu pada kisaran 76-100 milimeter per dasarian atau kategori menengah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
  • Impor SAP dari Tiongkok Diduga Rugikan Industri, KADI Mulai Penyelidikan Antidumping
    Preview komentar:
    Informasi mengenai penyelidikan produk Superabsorbent Polymers ini sangat ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga kondisi segera membaik.
    Alhamdulillah
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Rupiah Dibayangi Kebuntuan ...
Ekonomi
Kemenhub Perkuat Langkah St...
Daerah
AirNav Indonesia Tuntaskan ...
Subsidi Motor Listrik Bergulir Lagi September, Mau Beli Motor Listrik Subsidi Rp5 Juta? Lirik Merek-merek Berikut

Subsidi Motor Listrik Bergulir Lagi September, Mau Beli Motor Listrik Subsidi Rp5 Juta? Lirik Merek-merek Berikut

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.