Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Doktor Masih Rendah, Kemdiktisaintek Buka Afirmasi bagi Dosen NTT.

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 10:31 WIB | Oleh:
Jumlah Doktor Masih Rendah, Kemdiktisaintek Buka Afirmasi bagi Dosen NTT. Doc: Antara Foto
Ket. Sosialisasi Program Beasiswa Dosen dan Tenaga Kependidikan Wilayah NTT yang dilakukan secara daring.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka jalur afirmasi khusus bagi dosen di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mempercepat peningkatan kualifikasi akademik, menyusul masih rendahnya jumlah tenaga pengajar yang bergelar doktor di provinsi tersebut.

Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Sri Suning Kusumawardani dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat, mengatakan kementerian menyiapkan berbagai skema beasiswa dan pendampingan bagi dosen di daerah afirmasi dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Melalui program talent scouting dan pra-doktoral, para dosen akan dibantu mencari mentor dan menyusun rencana riset sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik untuk melanjutkan studi doktoral di perguruan tinggi terbaik,” katanya dalam sosialisasi Program Beasiswa Dosen dan Tenaga Kependidikan Wilayah NTT.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, dari sekitar 3.000 dosen aktif di NTT, baru sekitar 1.000 orang atau sepertiga yang telah memiliki kualifikasi pendidikan doktor (S-3).

Untuk mempercepat peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) perguruan tinggi, Kemdiktisaintek menghadirkan sejumlah program non-gelar antara lain pra-doktoral daerah afirmasi, talent scouting, bridging program, serta Program Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris (PKBI).

Pelaksanaan program dilakukan melalui skema pembelajaran hibrid dengan melibatkan sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang memiliki reputasi riset kuat, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Menurut Sri Suning, format hibrid dipilih agar dosen tetap dapat menjalankan tugas akademik di perguruan tinggi asal tanpa kehilangan hak-hak yang melekat, termasuk sertifikasi dosen dan tunjangan profesi.

“Kami ingin memastikan dosen tetap bisa menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sambil mempersiapkan diri untuk studi lanjut,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV NTT Adrianus Amheka secara daring menilai rendahnya proporsi dosen bergelar doktor menjadi tantangan besar bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi di daerah tersebut.

“Fakta bahwa baru sepertiga dosen di NTT yang berkualifikasi doktor merupakan kondisi yang harus segera direspons bersama. Pengembangan kualifikasi akademik melalui jalur beasiswa menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi di NTT,” katanya.

Ia menambahkan peningkatan jumlah dosen bergelar doktor akan berdampak pada penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kapasitas penelitian, serta peluang memperoleh hibah riset nasional yang lebih besar.

Dalam kesempatan itu Kemdiktisaintek juga mengingatkan para dosen agar mengedepankan integritas akademik dan menghindari praktik tidak etis, seperti publikasi pada jurnal predator atau cara-cara instan yang tidak sesuai kaidah ilmiah.

Program afirmasi tersebut diharapkan dapat membantu perguruan tinggi di NTT mengejar standar mutu nasional sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi mahasiswa di kawasan Indonesia Timur.

Sebagai informasi, pendaftaran dan informasi mengenai seluruh skema beasiswa dapat diakses melalui laman resmi Kemdiktisaintek di

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.