Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PHK 1.000 Lebih Pekerja, 50 Robot Dipekerjakan di Pabrik Milik GM

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 13:33 WIB | Oleh:
PHK 1.000 Lebih Pekerja, 50 Robot Dipekerjakan di Pabrik Milik GM Doc: ANTARA/GM
Ket. Ilustrasi pabrik transmisi General Motors di Toledo, Ohio, AS.

AMERIKA SERIKAT - Beberapa minggu setelah General Motors (GM) melonggarkan komitmennya terhadap kendaraan listrik (EV) dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 1.000 pekerja di fasilitas pabrik Factory Zero miliknya, perusahaan mulai memasang lebih banyak robot kolaboratif di lini perakitan.

Laman Carscoops, Kamis (18/6) waktu setempat melaporkan langkah ini dilakukan ketika semakin banyak produsen otomotif mengandalkan otomatisasi dan kecerdasan artifisial (AI) untuk menekan biaya tenaga kerja sekaligus mempertahankan produksi di dalam negeri, dan GM bukan pengecualian.

Menurut Presiden United Auto Workers (UAW) Local 22, serikat pekerja yang mewakili pekerja industri otomotif di Amerika Serikat (AS), James Cotton, yang mewakili para pekerja di pabrik tersebut, perusahaan otomotif asal AS yang menaungi Chevrolet, GMC, hingga Buick dan Cadillac itu telah menambahkan sekitar 50 robot kolaboratif atau cobot.

Mesin-mesin ini bekerja langsung berdampingan dengan manusia dan bertugas memasang berbagai komponen kendaraan di sepanjang jalur produksi. Cotton menilai kehadiran robot tersebut mengambil pekerjaan dari anggota serikat yang ia wakili.

Ia mengidentifikasi robot baru tersebut sebagai cobot buatan Fanuc dan mengklaim bahwa anggota serikat pekerja merasa "muak" dengan semakin banyaknya robot yang beroperasi di pabrik.

"Selalu menjadi kekhawatiran ketika melihat robot masuk ke sebuah pabrik, terutama setelah mereka mem-PHK lebih dari seribu orang. Mereka mengatakan ini adalah gelombang masa depan, dan jika memang demikian, mereka sedang menghilangkan pekerjaan manusia," kata Cotton.

Cotton juga mengatakan bahwa serikat pekerja telah mengajukan keberatan resmi terhadap GM terkait penerapan robot tersebut, sekaligus menyampaikan kekhawatiran mengenai mesin yang bekerja sangat dekat dengan manusia.

Juru bicara GM, Kevin Kelly, mengatakan robot-robot tersebut dipasang sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan teknologi yang lebih canggih ke dalam operasionalnya. GM juga menyatakan bahwa robot membantu meningkatkan keselamatan kerja dan ergonomi, sekaligus menjaga operasional tetap fleksibel dan kompetitif.

Produsen mobil itu mengonfirmasi bahwa puluhan unit robot baru telah ditambahkan ke pabrik tersebut sebagai bagian dari strategi otomatisasi yang lebih luas.

Masters mengatakan kepada Crain’s Detroit bahwa jumlah jam kerja yang dibutuhkan untuk memproduksi sebuah kendaraan telah berkurang sekitar 50 hingga 70 persen sejak dekade 1980-an. Ia menggambarkan otomatisasi sebagai tren yang mengubah industri secara besar-besaran, meskipun dampak penuhnya masih belum sepenuhnya jelas.

Factory Zero milik GM, yang sebelumnya dikenal sebagai fasilitas Detroit-Hamtramck, telah direvitalisasi beberapa tahun lalu untuk secara eksklusif memproduksi kendaraan listrik.

Namun, karena permintaan kendaraan listrik di AS terbatas, jumlah shift kerja di fasilitas tersebut dikurangi dan banyak pekerja diberhentikan. Selain itu, produksi juga beberapa kali dihentikan sementara.

Isu ini diperkirakan akan menjadi salah satu topik utama menjelang perundingan kontrak UAW tahun 2028.

"Saat ini kita sedang menghadapi salah satu revolusi teknologi paling mendalam dalam hidup kita dengan hadirnya AI, ancaman robot humanoid, dan otomatisasi massal. Ini adalah ancaman besar dan tantangan terhadap cara hidup kita, ekonomi kita, serta sistem politik kita," kata Presiden UAW, Shawn Fain. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Ekonomi
BPS Catat 319 Daerah Hadapi...
Daerah
Fenomena Super New Moon, Su...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.