Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seribu Lebih Warga Jakarta Adukan Masalah SPMB

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 12:51 WIB | Oleh:
Seribu Lebih Warga Jakarta Adukan Masalah SPMB Doc: ist
Ket. banyak dilaporkan

JAKARTA – Warga Jakarta banyak mengalami masalah terkait SPMB, tak heran lebih dari seribu laporan masuk posko. Posko Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta Selatan (Jaksel) yang berpusat di SMAN 70 Jakarta telah menangani sebanyak 1.294 aduan masyarakat selama pelaksanaan SPMB 2026.

"Sebanyak 1.294 aduan telah kami tangani selama pelaksanaan SPMB," kata Kasubag Tata Usaha Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan Rosmiati di SMAN 70, Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan sebagian besar aduan yang masuk berkaitan dengan kendala teknis saat proses pendaftaran daring.

Selain persoalan teknis, aduan yang cukup banyak disampaikan orang tua calon murid berkaitan dengan hasil verifikasi dokumen prestasi yang menyebabkan perubahan tingkat kejuaraan pada sertifikat yang diajukan.

Menurut dia, sejumlah sertifikat yang awalnya didaftarkan sebagai prestasi tingkat nasional mengalami penyesuaian menjadi tingkat provinsi setelah dilakukan verifikasi oleh tim terkait.

"Ada yang turun dari tingkat nasional ke tingkat provinsi. Tentunya, itu mempengaruhi poinnya," ujar Rosmiati.

Salah satunya, kata dia, terdapat salah satu peserta yang mendaftarkan sertifikat kejuaraan dengan kategori nasional. Namun setelah proses verifikasi, sertifikat tersebut dinyatakan masuk kategori tingkat provinsi sehingga berdampak pada perolehan nilai seleksi.

Selain melayani aduan secara langsung, posko tersebut juga menerima pertanyaan dan konsultasi melalui layanan daring. Dalam sehari, layanan WhatsApp dapat menerima sekitar 400 hingga 500 pesan, sedangkan layanan telepon di bawah 100 panggilan.

Sementara itu, jumlah pengunjung yang datang langsung ke posko tercatat sekitar 100 hingga 150 orang per hari selama masa pendaftaran.

Posko SPMB Jakarta Selatan Wilayah II juga menyediakan pendampingan bagi orang tua yang mengalami kesulitan menggunakan perangkat digital atau memahami alur pendaftaran.

"Kita akui tidak semua orang tua menguasai pakai gadget, jadi dibantu oleh tim admin kita, registrasi di sini sampai selesai," ungkap Rosmiati.

Hingga tahap lapor diri, dia mengatakan pelaksanaan SPMB di wilayah tersebut berjalan relatif lancar meskipun masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi masyarakat. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pemkot Bandung Bahas Pengha...

METOO Kembali Hadir di TikTok For You Beauty 2026

52 menit yang lalu | Lili Lestari

Rona
METOO Kembali Hadir di TikT...

Seribu Lebih Warga Jakarta Adukan Masalah SPMB

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Seribu Lebih Warga Jakarta ...

Roy Suryo dan Tifa Ditangkap

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Roy Suryo dan Tifa Ditangkap

Kenali Tanda-tanda Migrain Segera Kambuh

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Kenali Tanda-tanda Migrain ...

Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Cermati Masa Bediding Saat ...
Megapolitan
Izin Produksi Perfilman di ...
Daerah
Penguatan Nilai Dolar Tak P...
Jumlah Doktor Masih Rendah, Kemdiktisaintek Buka Afirmasi bagi Dosen NTT.

Jumlah Doktor Masih Rendah, Kemdiktisaintek Buka Afirmasi bagi Dosen NTT.

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.