Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! BMKG Ingatkan Udara Dingin saat Puncak Musim Kemarau di Jateng

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 13:25 WIB | Oleh:
Waspada! BMKG Ingatkan Udara Dingin saat Puncak Musim Kemarau di Jateng Doc: ANTARA /Idhad Zakaria
Ket. Embun beku menyelimuti lokasi Dieng Culture Fetsival 2018 di kawasan Candi Arjuna Dieng, Banjarnegara, Jateng.

CILACAP, JAWA TENGAH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai suhu udara dingin yang terjadi pada malam hingga pagi hari di berbagai wilayah, terutama menjelang puncak musim kemarau yang diprakirakan terjadi pada Agustus 2026.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jumat, mengatakan sejumlah wilayah Jawa Tengah (Jateng) telah memasuki musim kemarau dengan karakteristik suhu yang cenderung lebih dingin pada malam dan pagi serta panas menyengat pada siang hari.

“Secara umum sejumlah wilayah Jawa Tengah, khususnya Cilacap dan sekitarnya, sudah masuk musim kemarau. Beberapa cirinya sudah tampak, suhu udara pada malam dan pagi hari lebih dingin dibanding biasanya, sedangkan pada siang hari sinar matahari terasa lebih menyengat karena tutupan awan lebih sedikit,” katanya.

Ia mencontohkan suhu udara minimum yang terpantau di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap pada 19 Juni 2026 berada di kisaran 24 derajat Celcius dan masih dalam kondisi normal secara klimatologis.

Namun di wilayah dataran tinggi, seperti Cilacap bagian barat, Banyumas, dan sekitarnya, suhu udara dapat terasa lebih dingin dibanding wilayah pesisir selatan.

Menurut dia, hal tersebut terjadi karena adanya penurunan suhu seiring bertambahnya ketinggian tempat. “Kondisi ini merupakan fenomena alami yang umum terjadi pada musim kemarau,” katanya.

Berdasarkan data klimatologi periode 1991-2020, kata dia, suhu minimum absolut pada bulan Juni di Cilacap pernah mencapai 18,8 derajat Celcius yang terjadi pada tahun 1994.

Bahkan secara klimatologis suhu paling rendah pernah tercatat pada Agustus 1994 yang mencapai 17,4 derajat Celcius.

Selain suhu udara yang lebih rendah, pihaknya mencatat adanya potensi kemunculan kabut pada musim kemarau, khususnya pada malam hingga pagi hari.

“Fenomena ini umum terjadi pada malam hingga pagi hari dan akan menghilang setelah matahari terbit serta mulai menghangatkan suhu udara,” katanya.

Ia mengatakan kondisi udara yang lebih dingin dapat dirasakan lebih nyaman oleh sebagian masyarakat, namun dapat pula menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga yang sensitif terhadap suhu rendah atau memiliki alergi dingin.

“Perlu antisipasi dini terhadap dampak musim kemarau seperti kekurangan air bersih dan kebakaran lahan, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” kata Teguh. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.