Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Serukan agar Program Pariwisata Jangkau Seluruh 38 Provinsi Indonesia

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 17:55 WIB | Oleh:
Kemenpar Serukan agar Program Pariwisata Jangkau Seluruh 38 Provinsi Indonesia Doc: Youtube TVR PARLEMEN
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana

JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menginginkan program pengembangan pariwisata menjangkau seluruh provinsi di Indonesia. Upaya tersebut direncanakan melalui skema tugas pembantuan kepada pemerintah daerah pada tahun 2027.

Menpar Widiyanti mengatakan bahwa tambahan anggaran sesuai pagu ideal akan memperluas dampak pembangunan pariwisata nasional. Melalui skema tersebut, manfaat program tidak hanya terfokus pada destinasi tertentu saja.

Menurut dia, Kementerian Pariwisata memandang perlu alokasi anggaran sebesar Rp43,3 miliar untuk tugas pembantuan. Program tersebut ditujukan agar pengembangan pariwisata dapat menjangkau pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

“Kami memandang perlu adanya alokasi sebesar Rp43,3 miliar untuk tugas pembantuan. Sehingga program pengembangan pariwisata dapat menjangkau pemerintah daerah di seluruh Indonesia,” kata dia dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (17/6).

Ia menjelaskan pagu indikatif yang tersedia saat ini belum memberikan ruang pelaksanaan tugas pembantuan. Alokasi tersebut hanya dapat direalisasikan apabila kebutuhan anggaran ideal kementerian dapat terpenuhi.

Melalui tugas pembantuan, pemerintah daerah dapat memperoleh dukungan pelatihan sumber daya manusia pariwisata. Selain itu, dukungan juga mencakup pengembangan sistem informasi dan promosi destinasi daerah.

“Melalui tugas pembantuan Kementerian Pariwisata dapat mendukung pemerintah daerah dalam pelaksanaan pelatihan sumber daya manusia pariwisata. Pengembangan sistem informasi, promosi destinasi, dukungan penyelenggaraan event, serta pembinaan kelembagaan pariwisata di daerah,” ujar dia.

Menpar Widiyanti menambahkan skema tersebut juga dapat mendukung penyelenggaraan event dan pembinaan kelembagaan pariwisata. Anggaran yang diusulkan sebesar Rp43,3 miliar setara sekitar Rp1,14 miliar setiap provinsi.

“Pembangunan pariwisata tidak hanya terkonsentrasi pada destinasi tertentu, tetapi dapat dirasakan oleh masyarakat di seluruh 38 provinsi di Indonesia. Anggaran yang kami mohonkan adalah Rp43,3 miliar, diterjemahkan ke Rp1,14 miliar ke masing-masing provinsi,” ucap Menpar Widiyanti. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.