Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inovasi dan Keberlanjutan Jadi Fokus Palmex Jakarta 2026

📅 Senin, 20 Apr 2026, 11:50 WIB | Oleh:
Inovasi dan Keberlanjutan Jadi Fokus Palmex Jakarta 2026 Doc: Palmex
Ket. Suasana Palmex Jakarta 2025. Tahun ini pameran tersebut akan kembali digelar pada 6–7 Mei di JIEXPO Kemayoran, menghadirkan inovasi teknologi, digitalisasi, dan kolaborasi global untuk memperkuat industri kelapa sawit Indonesia.

JAKARTA — Pameran teknologi kelapa sawit internasional Palmex Jakarta 2026 kembali digelar untuk edisi ke-16 pada 6–7 Mei 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta. Mengusung tema “Indonesia: Mendorong Industri Kelapa Sawit Global melalui Inovasi dan Transformasi Digital”, ajang ini menjadi wadah strategis bagi pelaku industri untuk berkolaborasi dan mengeksplorasi teknologi terbaru di sektor sawit.

Indonesia saat ini masih menjadi produsen dan eksportir minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Bersama Malaysia, kedua negara menyumbang lebih dari 80 persen produksi global. Di sisi lain, Indonesia juga merupakan salah satu konsumen terbesar, memanfaatkan minyak sawit untuk kebutuhan pangan hingga bahan baku biofuel.

Kebijakan hilirisasi yang terus diperkuat pemerintah turut mendorong nilai tambah industri, termasuk melalui implementasi biodiesel B40 yang diproyeksikan menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp 90 triliun dan membuka lebih dari 500.000 lapangan kerja.

Melihat peran strategis tersebut, PT Fireworks Indonesia kembali menghadirkan Palmex Jakarta sebagai platform yang mempertemukan pelaku usaha, investor, dan pemangku kebijakan dari berbagai negara. Pameran ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi, serta keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.

Group CEO Fireworks Trade Media, Kenny Yong, menegaskan bahwa Palmex Jakarta bukan sekadar pameran, melainkan ruang kolaborasi lintas sektor. Pameran ini menjadi platform bagi pelaku bisnis industri kelapa sawit untuk terhubung, menemukan solusi, dan berkembang bersama.

“Palmex Jakarta merupakan platform bagi pelaku bisnis industri kelapa sawit untuk terhubung, menemukan solusi, dan berkembang bersama. Pemanfaatan teknologi dan kolaborasi lintas rantai nilai menjadi kunci untuk menghadapi tuntutan global yang semakin mengarah pada efisiensi, digitalisasi, dan standar keberlanjutan,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Senin (20/4).

Tahun ini, Palmex Jakarta diperkirakan akan menarik lebih dari 7.000 profesional industri dan menghadirkan lebih dari 300 merek internasional dari Asia dan Eropa. Beragam teknologi yang dipamerkan mencakup pengolahan, milling, otomasi, digitalisasi, hingga manajemen lingkungan, yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja sektor perkebunan dan industri hilir.

Sejumlah agenda utama juga akan meramaikan pameran ini, di antaranya ASEAN Palm Oil Conference (ASPOC) dengan tema transformasi industri melalui teknologi dan kepatuhan, seminar teknologi kelapa sawit Indonesia yang menghadirkan inovasi dari penyedia global, serta workshop yang membahas aspek operasional dan perspektif industri secara mendalam.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Palmex Jakarta 2026 diharapkan dapat menjadi katalis bagi transformasi industri kelapa sawit Indonesia menuju praktik yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan di tengah dinamika pasar global.

Pameran ini terbuka bagi pengunjung bisnis berusia 18 tahun ke atas tanpa biaya tiket masuk. Penyelenggara menganjurkan pra-registrasi guna memudahkan akses dan menghindari antrean di lokasi acara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Nasional
DPR Dorong Distribusi Digit...
Luar Negeri
Pekerja Mogok Kerja, Layana...
Daerah
Bangka Tengah Tanam Padi Go...
Luar Negeri
Aset Beku Iran Cair, Trump ...
Nasional
Kemenbud Dorong Pelurusan S...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.