Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SMK Muhammadiyah Riset dan Produksi Mobil Listrik Didukung Menko PMK

📅 Minggu, 09 Jan 2022, 20:23 WIB | Oleh:
SMK Muhammadiyah Riset dan Produksi Mobil Listrik Didukung Menko PMK Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi mobil listrik

YOGYAKARTA - Menyelaraskan komitmen dukungan terhadap program jangka panjang pemerintah dalam mengembangkan transportasi listrik di Indonesia, Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah mengadakan diskusi antar Kepala SMK Muhammadiyah dengan perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) secara daring, Sabtu (8/1).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendorong pengembangan mobil listrik, terutama yang dilakukan oleh lembaga pendidikan baik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun perguruan tinggi.

"Saya akan berupaya untuk menghubungkan gagasan-gagasan yang ada di SMK ataupun perguruan tinggi dengan pihak terlibat termasuk dunia industri. Mudah-mudahan ini bisa memotivasi dan mendorong SMK untuk ambil bagian dalam program jangka panjang transportasi listrik," tuturnya.

Menurut Muhadjir, keterlibatan SMK dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam program ini akan mempercepat terciptanya transportasi listrik yang lebih ramah lingkungan.

Muhadjir kemudian meminta data konkret dari jumlah SMK dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang nantinya bakal terlibat dalam pengembangan mobil listrik di lembaga pendidikan.

Dirinya mengimbau agar SMK maupun perguruan tinggi itu dapat menyesuaikan program studi dengan bidang keahlian yang dibutuhkan.

"Saya memang bukan ahli di bidang ini, tapi mengikuti perkembangan di kabinet sepertinya Indonesia akan mengambil dominasi untuk transportasi listrik ini karena sebagian besar bahan yang dibutuhkan kita punya," ungkapnya.

Meskipun memberi sinyal positif, Muhadjir tak memungkiri bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk bisa masuk ke dalam pasar industri otomotif apalagi transportasi listrik. Hingga saat ini, dominasi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) masih sulit untuk ditaklukkan.

"Itu juga yang menjadi salah satu kendala mobil SMK. Ekosistem otomotif di kita memang belum sepenuhnya mendukung," tambahnya.

Muhadjir lantas berharap lembaga pendidikan di bawah Persyarikatan Muhammadiyah bisa terus mengembangkan potensi yang ada. Adapun pemanfaatan hasil pengembangan itu bisa dimulai dari lingkungan internal perserikatan.

"Nantinya, kalau kita sudah berhasil mengembangkan mobil listrik, untuk eksplorasi pasar itu bisa dimulai dari lingkungan Persyarikatan. Kalau di dalam Persyarikatan berhasil, saya yakin ke depan akan meluas meskipun ini memang perlu jangka panjang," pungkasnya. (YK/N-3)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Penanganan Korban KM Mutiar...
Nasional
Kunjungan Menteri Pertahana...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.