Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jajanan Pasar, Kekayaan Kuliner Nusantara

📅 Rabu, 27 Mar 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Lain lagi dengan serabi. Disebut Serabi atau surabi, makanan ini merupakan jajanan tradisional sejenis kue dadar mirip kue cucur yang terbuat dari tepung beras, santan, dan kelapa parut.

Sebagian besar dari kamu mungkin hanya tahu jenis kue serabi tradisional yang manis, padahal ada versi asinnya juga. Biasanya kue serabi ini menjadi oleh-oleh khas kota Solo atau kota Bandung.

Saat ini di beberapa kota juga sudah banyak yang membuka gerai seperti kedai atau warung yang hanya menjual serabi sebagai hidangan utamanya.

Biasanya untuk tempat nongkrong bersama teman atau keluarga. Dengan adanya kedai-kedai serabi, kesan serabi sebagai jajanan tradisional yang kuno menjadi semakin berkurang di mata anak muda.

Yang juga terkenal adalah onde-onde. Onde-onde adalah sejenis kue jajanan pasar yang cukup populer di Indonesia. Mudah ditemukan di pasar atau di pinggir jalan bersama gerobak gorengan.

Onde-onde berbentuk bulat dengan taburan wijen putih di atasnya. Onde-onde terbuat dari tepung terigu atau ketan yang diisi pasta kacang hijau lalu digoreng. Ukurannya juga bervariasi, dari yang cukup besar sampai yang mini langsung hap.

Hasil gambar untuk Onde-onde

Selain itu ada klepon. Ini adalah kue tradisional Indonesia yang termasuk ke dalam kelompok jajanan pasar. Klepon berbentuk bulat seperti onde-onde, bedanya pada tekstur dan isi.

Camilan tradisional ini dibuat dari tepung beras ketan yang dibentuk bulat seperti bola-bola kecil, diisi dengan gula merah lalu direbus dalam air mendidih. Setelah matang, klepon ini dibalurkan dengan kelapa parut. yun/E-6

Jadul tapi Kelezatannya Abadi

Berbicara kuliner jaman dulu, tentu tidak bisa dilepaskan dengan kudapan atau jajajan pasar tradisional yang melegenda. Meski saat ini sudah jarang ditemui, tetapi pada perayaan perayaan tertentu, biasanya muncul kembali. Kelezatan kue jadul ini tetap abadi.

Sebut saja gurandil, cenil, tiwul, getuk, lemper, klepon, kue putu, nagasari, lemper, lupis dan lain-lain. Harganya cukup murah, namun soal rasa ditanggung tak kalah meriah.

Jenis makanan itu, hanya representasi kecil jajanan tradisional yang terdiri dari ribuan jajanan tradisional Nusantara. Dari Sabang sampai Merauke, dari setiap kota pasti memiliki jajanan tradisionalnya masing-masing.

Sebenarnya kue-kue tradisional ini, biasanya kita jumpai di pasar. Kerap disebut dengan kue-kue subuh, karena dijual di pasar pada saat subuh. Tetapi, untuk jenis kue tertentu hanya bisa dijumpai kalo dipesan untuk perayaan atau syukuran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Jakarta Berawan Kamis Pagi,...
Luar Negeri
Pertemuan Menlu China dan K...
Ekonomi
Cukai Emisi Kendaraan Beban...
Daerah
NTT Kembali Diguncang Gempa...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.