Amazone Masuki Pasar Asia Tenggara
📅 Senin, 31 Jul 2017, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: istimewa
SINGAPURA - Raksasa perdagangan elektronik (e-commerce) asal Amerika Serikat (AS), Amazone, membuka layanan Prime Now di Singapura. Prime Now merupakan layanan yang memungkinkan anggota Amazone memesan berbagai barang kebutuhan sehari-hari, buku, hingga sayuran yang akan dikirimkan dalam waktu kurang dari dua jam.
Guna menjalankan layanan Prime Now, Amazon telah mempunyai gudang penyimpanan seluas 9.290 meter persegi, hampir menyamai luas dua lapangan sepak bola. Dalam menjalankan operasionalnya, Amazon menjalin kemitraan dengan pemerintah Singapura.
Asisten Direktur Pelaksana Singapore Economic Development Board (EDB), Kiran Kumar, membenarkan telah bekerja sama dengan perusahaan milik salah satu orang terkaya di dunia, Jeff Bezos, sebelum layanan Prime Now resmi beroperasi pada Kamis (27/7).
"Untuk mengantarkan barang dalam waktu kurang dari dua jam, banyak inovasi yang dibutuhkan di belakangnya dalam hal infrastruktur.
Kami harus bekerja sama dengan Amazon untuk menjembatani komunikasi dengan pemerintah Singapura demi memastikan agar mereka mematuhi peraturan transportasi dan pengawasan makanan," jelas Kumar.
Namun, tidak seperti gudang di AS yang menggunakan tenaga robot untuk mengambil barang, outlet Prime Now Singapura masih menggunakan tenaga manusia, yang melakukan segalanya mulai dari menemukan barang hingga menempatkannya ke bagian pengiriman.
Prime Now tidak mengenakan biaya antar sepeser pun apabila total barang yang dibeli lebih dari 29,5 dollar AS (sekitar 393 ribu rupiah). Selain itu, anggota hanya membayar biaya tambahan tujuh dollar AS (sekitar 93 ribu rupiah), bila ingin barang yang dipesan datang dalam waktu kurang dari satu jam.
Singapura menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang bisa menikmati layanan raksasa e-commerce asal AS, Amazone.
Namun, Amazon belum mau menjelaskan kapan akan menghadirkan layanan marketplace, yang memungkinkan pihak ketiga untuk menjual barang di platform mereka. Amazone juga masih tutup mulut soal ekspansi mereka ke negara lain di Asia Tenggara. SB/AR-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!