Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iklim Usaha Kondusif Dorong Ekspansi Bisnis

📅 Senin, 15 Jun 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Iklim Usaha Kondusif Dorong Ekspansi Bisnis Doc: istimewa
Ket. EKSPANSI BISNIS I Chief Executive PT Astra International Tbk Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Fredy Handjaja (kedua kiri) berbincang dengan Founder Karunia Motor Setiono Sutanto (kiri), Operation Director Franciscus T Nugraha (kedua kanan) dan Finance Director Vania Sutanto saat peresmian lokasi baru diler Karunia Motor Daihatsu Banyuwangi.

Pembangunan Ekonomi I Pelaku Usaha Beralih Bidik ke Sejumlah Kota Penyangga

Penguatan iklim usaha dan dukungan investasi menjadi kunci untuk menjaga keberlangsungan serta mendorong ekspansi bisnis pelaku industri ke berbagai daerah.

JAKARTA – Penguatan iklim usaha menjadi elemen pen­ting untuk menjaga daya tarik investasi sekaligus mendorong ekspansi dunia usaha di tengah ketidakpastian ekonomi glo­bal dan domestik. Kepastian regulasi, kemudahan perizin­an, stabilitas kebijakan, serta efisiensi birokrasi menjadi faktor utama yang memengaruhi ke­putusan pelaku usaha dalam menanamkan modal dan memperluas kegiatan bisnisnya. 

Iklim usaha yang kondusif tak hanya menarik investasi baru dari dalam mau­pun luar negeri, tetapi juga me­ningkatkan kepercayaan pelaku usaha domestik untuk melaku­kan ekspansi kapasitas pro­duksi, membuka cabang baru, dan memperluas pasar.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mendorong penguatan iklim usaha untuk meningkat­kan arus investasi. “Daya tarik investasi perlu ditopang oleh kepastian hukum, prospek pa­sar yang menjanjikan, dan per­tumbuhan ekonomi yang kuat,” kata Esther seperti dikutip dari Antara, akhir pekan lalu.

Dia juga menekankan per­lunya harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah guna memberikan kepastian dan kemudahan bagi pelaku usaha dalam menja­lankan investasi di Indonesia. Indef menilai penguatan iklim investasi menjadi semakin pen­ting karena sejumlah indikator fundamental ekonomi masih menghadapi tekanan meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia ter­catat relatif tinggi.

Penguatan iklim usaha menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan dan ekspansi bisnis pelaku industri di dalam negeri, ter­utama di tengah perlambatan pasar otomotif nasional. Du­kungan terhadap investasi da­pat mendorong perusahaan memperluas jangkauan usaha­nya ke berbagai daerah.

Langkah tersebut terlihat dari strategi yang dijalankan Daihatsu dengan memperkuat layanan purna jual di sejumlah wilayah penyangga di berbagai provinsi. Upaya ini tak hanya bertujuan mempertahankan loyalitas pelanggan, tetapi juga memperluas basis pasar dan meningkatkan daya saing per­usahaan di tengah kondisi pa­sar otomotif yang masih meng­hadapi tekanan permintaan.

Strategi Terukur

Daihatsu terus menjalan­kan strategi ekspansi secara terukur untuk menjaga kinerja bisnis, mempertahankan pang­sa pasar, dan tetap kompetitif di tengah dinamika industri otomotif. Upaya tersebut turut mendukung posisinya sebagai merek dengan penjualan mo­bil terbesar kedua di Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo, sepanjang Januari–Mei 2026, Daihatsu mencatat penjualan 59.484 unit dengan pangsa pa­sar 16,5 persen, meningkat 5 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (yoy).

“Di tengah persaingan yang ketat, after sales (purna jual) adalah penopang bisnis. Kita encourage para diler untuk me­ningkatkan after sales, bukan hanya sales, tapi juga service dan spare part, seperti yang kita lakukan di Banyuwangi ini,” ujar Chief Executive PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation Fredy Handjaja di sela-sela peresmian lokasi baru diler Karunia Motor Dai­hatsu Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (12/6).

Daihatsu memperkuat eks­pansi ke kota-kota penyangga seperti Banyuwangi dengan meningkatkan layanan men­jadi 3S (sales, service, dan spare part), seiring mulai jenuhnya pasar di kota besar. Strategi ini dilakukan karena mayoritas konsumen Daihatsu berasal dari segmen menengah ke ba­wah yang potensinya masih tumbuh di daerah.

Banyuwangi dipilih karena memiliki pertumbuhan eko­nomi yang kuat, didorong sek­tor pariwisata dan transportasi. Hasilnya, penjualan Daihatsu di Banyuwangi sepanjang Ja­nuari–April 2026 mencapai 118 unit atau tumbuh 9,26 persen secara tahunan, dengan pangsa pasar naik menjadi 14,6 persen. 

Kinerja tersebut turut meno­pang pertumbuhan Daihatsu di Jawa Timur, di mana perusa­haan membukukan penjualan 3.702 unit dan menempati po­sisi kedua pasar otomotif. Me­nurut Fredy, penguatan layan­an purna jual menjadi kunci karena sebagian besar kon­sumennya merupakan pem­beli mobil pertama yang sangat mempertimbangkan kualitas layanan setelah pembelian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...
Megapolitan
KPK Terus Coba Tuntaskan Ko...
Luar Negeri
20 Negara Dorong Standar Ke...
Luar Negeri
EBT Global Tumbuh Rekor Nam...
Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...
Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...

Mbappe Terus Tunjukkan Keyakinan Raih Ballon d'Or 2026

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Mbappe Terus Tunjukkan Keya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.