Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenekraf Tinjau Rencana Pemanfaatan Gedung Lama di Kota Tua

📅 Minggu, 05 Okt 2025, 20:05 WIB | Oleh:
Wamenekraf Tinjau Rencana Pemanfaatan Gedung Lama di Kota Tua Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, melakukan visitasi Bank Mandiri di Kota Tua, Jakarta, Jumat (03/10).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar meninjau revitalisasi Kota Tua untuk pelestarian budaya dan pengembangan kreatif sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan aset budaya bangsa.

"Harapannya kita bisa duduk bersama atas dasar kecintaan terhadap Kota Tua dan tujuan yang sama. Bukan soal dari instansi mana kita berasal, tetapi sebagai warga Indonesia yang ingin membangun kawasan ini secara bertahap dan sistematis agar nilai sejarah tetap terjaga sekaligus menjadi ruang hidup ekonomi kreatif,” ujar Wamenekraf Irene dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Minggu (5/10).

Dengan pemangku kepentingan dari Bappeda DKI, MRT Jakarta, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), hingga Bank Mandiri sebagai pemilik aset, Wamenekraf Irene memastikan revitalisasi Kota Tua dimulai dengan fondasi kolaborasi yang kuat untuk menghindari hambatan dalam pengembangan jangka panjang. Kolaborasi juga dilakukan untuk memastikan konsep urban renewal itu selaras dengan nilai sejarah kawasan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif.

Kegiatan itu juga menjadi langkah konkret dalam mewujudkan konsep Transit Oriented Development (TOD), yaitu pengembangan kawasan perkotaan yang mengintegrasikan pemanfaatan lahan dengan layanan transportasi publik.

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania dalam keterangan yang sama menilai bahwa konsep TOD sejalan dengan upaya revitalisasi perkotaan yang sedang didorong oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kemenekraf.

“Pengembangan kawasan berorientasi transit ini sejalan dengan konsep urban renewal untuk Kota Tua yang sedang kita kembangkan. Mengingat kita punya momentum luar biasa dua tahun mendatang, yaitu Jakarta berusia 500 tahun. Kita sama-sama terikat karena kecintaan kita pada banyak hal, pada Kota Tua, pada ekonomi kreatif, dan lainnya sehingga ini lebih seperti ekosistem yang digerakkan oleh semangat,” Atika.

Sementara itu, perwakilan TACB sekaligus arsitek Cosmas Gozali menyebutkan peran strategis industri kreatif dalam mengubah wajah sebuah kawasan. Kehadiran komunitas kreatif terbukti mampu menghidupkan ruang-ruang yang sebelumnya tidak produktif, termasuk gudang atau bangunan lama, menjadi pusat aktivitas baru yang bernilai ekonomi dan sosial.

“Industri kreatif selalu dinamis dan mampu menghidupkan kota. Kita lihat di West London, Shanghai, hingga Brooklyn yang dulu rawan kriminal kini menjadi salah satu kawasan termahal di New York. Hal yang sama bisa terjadi di Kota Tua, di mana gudang-gudang kosong berpotensi diubah menjadi ruang hidup baru melalui ekosistem kreatif,” ujar Cosmas.

Agenda survei dilakukan dengan berkeliling kawasan Kota Tua, dimulai dari Museum Mandiri yang akan menjadi lokasi TOD Forum 2025, lalu dilanjutkan menuju Gedung Kalibesar Barat dan Gedung Arsip Fatahillah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.