Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukittinggi Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan

📅 Minggu, 22 Mar 2026, 18:37 WIB | Oleh:
Bukittinggi Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Doc: Antara Foto
Ket. Salah satu titik kemacetan di Kabupaten Agam arah ke Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (22/3).

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik di kota itu untuk mencegah dan mengurai kemacetan selama libur Lebaran 1447 Hijriah.

"Tentunya kita melakukan upaya rekayasa lalu lintas untuk meminimalisir potensi-potensi kemacetan," kata Kapolresta Bukittinggi Kombes Polisi Ruly Indra Wijayanto di Kota Bukittinggi, Minggu.

Kombes Polisi Ruly mengatakan penerapan rekayasa lalu lintas dilakukan mengingat Bukittinggi merupakan salah satu daerah tujuan wisata di Ranah Minang, sehingga diperkirakan akan terjadi lonjakan mobilitas ke kota tersebut selama libur Lebaran.

"Bukittinggi ini merupakan kota tujuan sehingga jumlah kendaraan-kendaraan yang akan datang ke sini pasti akan sangat banyak," ujar dia.

Ia tidak menampik meskipun sudah dilakukan rekayasa lalu lintas, namun hal tersebut masih berpotensi menimbulkan kemacetan imbas meningkatnya volume kendaraan ke berbagai objek wisata.

"Tentunya akan ada titik-titik tertentu yang menjadi lokasi-lokasi terjadinya kemacetan. Namun kami sudah berupaya untuk melakukan rekayasa lalu lintas untuk meminimalisir potensi kemacetan tersebut," ucapnya.

Secara umum Polresta Bukittinggi menyiagakan 215 personel yang tergabung dalam operasi Ketupat Singgalang 2026. Dalam operasi itu Polresta Bukittinggi bekerja sama dengan TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Palang Merah Indonesia (PMI) Bukittinggi dengan personel gabungan 350 orang.

Sementara itu, Dazul salah seorang pengemudi dari arah Kota Padang Panjang tujuan Kota Bukittinggi mengatakan adanya personel polisi yang bersiaga menjaga lalu lintas sangat membantu pengguna jalan.

"Salah satu titik kemacetan saat Lebaran itu di Simpang Padang Luar. Tapi dengan adanya polisi yang mengatur lalu lintas, mobilitas kendaraan lebih teratur," ujar warga Kota Padang tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.