Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Belgia Korban Kecelakaan di Jalur Pendaki Gunung Rinjani Berhasil Dievakuasi

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 11:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Belgia Korban Kecelakaan di Jalur Pendaki Gunung Rinjani Berhasil Dievakuasi Doc: ANTARA
Ket. Tim gabungan saat melakukan evakuasi terhadap seorang pendaki yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat di Mataram, Minggu (5/4/2026).

MATARAM – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan korban kecelakaan di kawasan jalur pendakian Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dievakuasi.

"Dengan semangat gotong royong, korban berhasil dibawa ke shelter darurat di Pelawangan Sembalun untuk penanganan awal," kata Kepala Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGR NTB, Budi Soesmardi, di Mataram, Minggu (05/4).

Ia mengatakan peristiwa kecelakaan yang dialami oleh salah satu pengunjung wanita yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Belgia JMVA (25 ) di jalur turun menuju Danau Segara Anak, jalur pendakian Sembalun pada Sabtu (04/4).

"Korban mengalami cedera pada pergelangan kaki yang mengakibatkan kesulitan berjalan," katanya.

Ia mengatakan begitu informasi diterima, tim segera bergerak cepat dan melakukan koordinasi dengan tim evakuasi, guide bersama porter di lapangan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan terbaik.

Perjuangan belum berhenti di sana, tim evakuasi terus bergerak menembus jalur hingga akhirnya korban berhasil dievakuasi menuju Puskesmas Sembalun, dan selanjutnya dirujuk ke rumah sakit di Mataram untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

"Korban telah diberikan pertolongan medis," katanya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh tim yang terlibat, di antaranya petugas TNGR, Asuransi Kita Bisa (EMHC), guide, dan porter atas dedikasi serta respons cepatnya.

"Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua selalu utamakan keselamatan, persiapkan fisik dan perlengkapan dengan matang," katanya.

Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bijak dan saling peduli saat menikmati keindahan alam.

"Mari tetap menjaga ekosistem kawasan Gunung Rinjani," katanya.

Sebelumnya, Balai TNGR menyatakan jalur pendakian di Gunung Rinjani resmi dibuka sejak 1 April setelah sebelumnya ditutup pada hujan pada Januari -Maret 2026.

Penutupan sementara tersebut bertujuan guna menjaga ekosistem kawasan Gunung Rinjani dan peningkatan fasilitas pendukung untuk peningkatan keselamatan pendakian di kawasan Gunung Rinjani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Sentimen Global Masih Domin...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.