Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Taksi Air Diujicobakan di Bali, Kota Denpasar ke Kabupaten Badung hanya Butuh 10 hingga 15 Menit

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 14:42 WIB | Oleh:
Taksi Air Diujicobakan di Bali, Kota Denpasar ke Kabupaten Badung hanya Butuh 10 hingga 15 Menit Doc: antara foto
Ket. Uji coba taksi air dan pelepasan tukik di perairan Bali.

DENPASAR - Pelindo Regional 3 Bali dan Nusa Tenggara kini tengah melakukan uji coba taksi air untuk mendukung konektivitas alternatif melalui jalur laut di Pulau Dewata, Bali. Taksi ini dinilai mampu memangkas waktu tempuh yang lumayan cepat dibandingkan jalur darat.

“Kami ingin memastikan pembangunan tidak hanya menyentuh aspek infrastruktur, tetapi juga kebermanfaatan langsung bagi komunitas lokal,” kata Direktur Eksekutif 3 Pelindo Daru Wicaksono Julianto, di Denpasar, beberapa hari lalu.

Perjalanan taksi air itu dimulai dari area pengembangan 1 Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar menuju dermaga di Tanjung Benoa, Kabupaten Badung.

Perjalanan menggunakan boat itu memakan waktu sekitar 10-15 menit atau lebih pendek dari waktu tempuh jalur darat untuk rute sama selama sekitar 30 menit melalui Tol Bali Mandara, tergantung waktu perjalanan.

Ada pun taksi air mencakup perahu boat, dermaga di Tanjung Benoa hingga penguatan lima gerai pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan bantuan yang diberikan BUMN tersebut melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Ada pun pengelolaan taksi air itu diberikan kepada Desa Adat Tanjung Benoa.

Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya menyambut baik kehadiran dermaga tersebut dan mengapresiasi inisiatif tersebut yang selaras dengan nilai-nilai masyarakat adat.

“Kami sangat bersyukur atas perhatiannya kepada masyarakat adat Tanjung Benoa. Kehadiran dermaga ini tidak hanya meningkatkan akses, tetapi juga membuka peluang baru bagi pariwisata berbasis budaya dan kelautan,” ujarnya lagi.

Kehadiran taksi air itu diharapkan menjadi salah satu solusi jalur alternatif menyiasati kepadatan lalu lintas jalur darat.

Selain itu, juga berfungsi sebagai atraksi wisata yang memberikan pengalaman baru kepada wisatawan menyusuri perairan di kawasan Benoa-Tanjung Benoa.

Di sela uji coba, pihaknya juga melepas tukik atau bayi penyu di sekitar perairan Tanjung Benoa sebagai bentuk syukur dan mendorong perlindungan lingkungan dan alam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.