Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program CKG di Sekolah Luar Biasa Negeri Semarang Diikuti 579 Pelajar

📅 Senin, 04 Agu 2025, 18:56 WIB | Oleh:
Program CKG di Sekolah Luar Biasa Negeri Semarang Diikuti 579 Pelajar Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Semarang saat mengikuti pemeriksaan kesehatan, di SLB Negeri Semarang, Senin (4/8).

SEMARANG - Sebanyak 579 siswa di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Semarang dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan yang tercakup dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Di SLB Negeri ini ada 579 peserta Program Cek Kesehatan Gratis," kata Kepala SLBN Semarang Sri Sugiarti, di Semarang, Senin (4/8).

Hal tersebut disampaikan Sri Sugiarti di sela tinjauan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi pada Program CKG di Sekolah Luar Biasa Negeri Semarang.

Menurut dia, sebanyak 579 siswa itu, terdiri atas siswa berbagai jenjang, mulai taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) luar biasa.

"Untuk kegiatan CKG dilaksanakan pada Senin ini, tetapi khusus untuk kelas 1, 5, dan 6 akan dilaksanakan Rabu (5/8) bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rowosari, Semarang," ujarnya.

Ia menjelaskan setidaknya ada empat ketunaan siswa di SLB tersebut, yakni tunanetra, tunagrahita, dan tunadaksa atau yang paling besar kasus, serta autisme.

Meskipun penyandang disabilitas, kata dia, mereka cukup mandiri untuk mengikuti program tersebut tanpa ditemani orang tua, tetapi cukup dengan wali kelas atau guru masing-masing.

Selama ini, kata dia, pihak sekolah selalu berkolaborasi dengan pihak Puskesmas Rowosari untuk melakukan pemeriksaan kesehatan siswa secara rutin.

"Dengan adanya Program CKG, kami dari pihak sekolah berterima kasih karena pemeriksaan ini bisa menjadi acuan dalam memberikan laporan indeks kesehatan anak kepada orang tua," katanya.

Sebelumnya, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan bahwa Program CKG adalah upaya memperkuat fondasi bagi generasi muda yang akan menjadi generasi penerus bangsa.

Di ranah institusi pendidikan, kata dia, Program CKG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto itu sudah dimulai di Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2025 lalu, dan mulai 4 Agustus ini dilaksanakan menyeluruh di seluruh sekolah.

Arifatul menjelaskan CKG merupakan salah satu program hasil terbaik cepat yang diinisiasi Presiden RI sebagai bentuk kecintaan pemimpin terhadap rakyatnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.