Pemerintah Besok Luncurkan CKG Sekolah Serentak di 12 Lokasi
📅 Minggu, 03 Agu 2025, 18:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Kantor Komunikasi Kepresidenan
JAKARTA - Pemerintah meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Sekolah sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan. Program ini dilaksanakan secara serentak di 12 sekolah, Senin (4/8).
Peluncuran ini merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto membangun generasi sehat dan unggul. Pemerintah menekankan pentingnya deteksi dini sejak masa sekolah.
Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, menyebut CKG Sekolah sebagai investasi jangka panjang bidang kesehatan anak.
“CKG Sekolah merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masa depan kesehatan generasi muda,” ujar dia dalam siaran pers, Jakarta, Minggu (3/8).
Program ini termasuk dalam Hasil Terbaik Cepat Presiden di sektor kesehatan. “Pemerintah ingin semua warga, termasuk anak-anak, mendapat akses layanan kesehatan secara menyeluruh,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak diluncurkan pertama kali pada 10 Februari 2025, program CKG telah menjangkau lebih dari 16 juta orang. Hingga, Jumat (1/8), penerima manfaat tercatat 16.120.365 jiwa.
Target keseluruhan penerima manfaat CKG mencapai 281 juta penduduk. Sebanyak 53,8 juta di antaranya merupakan anak usia sekolah dari seluruh Indonesia.
Sebelumnya, Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menjelaskan tujuan utama CKG Sekolah adalah membangun budaya hidup sehat. “Masyarakat kini didorong datang ke fasilitas kesehatan meski dalam keadaan sehat,” ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jumlah siswa itu berasal dari 282 ribu satuan pendidikan, termasuk SD, SMP, SMA, madrasah, dan Sekolah Rakyat. Pemeriksaan dilakukan langsung di sekolah agar lebih mudah dijangkau.
“Pemerintah ingin penyakit bisa dideteksi sedini mungkin agar tak berkembang menjadi kronis,” katanya. Untuk diketahui, CKG Sekolah telah dimulai pada Sekolah Rakyat sejak, Senin (14/7).
Pelaksanaan berikutnya menyasar sekolah di bawah Kemendikdasmen dan Kementerian Agama pada Senin (4/8/2025). Koordinasi program dilakukan oleh Kantor Komunikasi Kepresidenan berdasarkan Perpres Nomor 82 Tahun 2024.
Program ini diharapkan menumbuhkan kesadaran hidup sehat sejak usia dini. Pemerintah menargetkan budaya periksa rutin menjadi kebiasaan anak Indonesia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!