Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pyongyang Hapus Korsel dalam Peta Baru Korut

📅 Jumat, 07 Feb 2025, 02:20 WIB | Oleh:
Pyongyang Hapus Korsel dalam Peta Baru Korut Doc: AFP/Jung Yeon-je
Ket. Pengunjuk rasa pro unifikasi Korsel memegang plakat yang menunjukkan peta Semenanjung Korea dalam sebuah demonstrasi beberapa waktu lalu. Pada Rabu (5/2), kantor berita RFA melaporkan bahwa pada peta baru Korut, wilayah Korsel telah dikosongkan.

SEOUL - Korea Utara (Korut) telah mengosongkan wilayah Korea Selatan (Korsel) dalam peta baru mereka yang telah direvisi, dan menamainya dengan istilah berbeda yang mencerminkan perubahan kebijakan Pyongyang yang memandang Korsel sebagai negara yang benar-benar terpisah dan bermusuhan.

Tahun lalu pemimpin Korut, Kim Jong-un, berjanji untuk mengamandemen konstitusi untuk menyatakan Korsel sebagai musuh utama dan tidak dapat diubah, meninggalkan gagasan yang sudah mapan bahwa Korsel adalah mitra dalam rekonsiliasi dan penyatuan kembali. Kim Jong-un pun menambahkan bahwa ia tidak lagi melihat warga Korsel sebagai orang dengan etnis yang serumpun.

Namun masih belum jelas apakah Korut telah secara resmi mengubah konstitusinya, karena tidak ada laporan atau pengumuman resmi yang dikeluarkan.

Semenanjung Korea terpecah setelah Perang Dunia II, namun baik Korut yang pro-komunis maupun Korsel yang pro-Amerika Serikat, hingga tahun lalu masih menyatakan bahwa mereka ingin bersatu kembali.

Namun sebuah peta Korut terbaru yang dilihat oleh Radio Free Asia (RFA) lewat posting di platform media sosial RedNote pada pada 28 Januari lalu oleh seorang pengguna Tiongkok yang mengaku mempelajari bahasa Korut, memperlihatkan bahwa peta tersebut menyebut Korsel sebagai Hanguk, istilah Korea untuk Republik Korea.

Sebelum Januari 2024 lalu, Korut selalu menyebut Korsel sebagai Namjoson, sebuah istilah yang menunjukkan bahwa Korsel hanyalah bagian selatan dari satu Korea.

“Peta baru ini juga mengosongkan wilayah Korsel, berbeda dengan peta edisi tahun 2012 dan 2018, yang menyertakan rincian pembagian administratif untuk Korsel. Namun semua rincian ini telah dihilangkan dari edisi peta terbaru,” lapor RFA pada Rabu (5/2).

Tingkatkan Profil

Edisi sebelumnya dari peta ini menyertakan instruksi dari mantan pemimpin Korut, Kim Jong-il, tetapi ini telah diganti dengan instruksi dari putranya yang menjadi pemimpin saat ini yaitu Kim Jong-un.

Selain itu, peta tersebut juga bertuliskan “2024” bukan “Juche 113” seperti yang sebelumnya menurut sistem penanggalan yang didasarkan pada kelahiran pendiri Korut, Kim Il-sung, kakek dari pemimpin Korut saat ini.

Perubahan ini juga tampaknya merupakan cara lain yang dilakukan Kim Jong-un untuk meningkatkan profilnya dengan mengecilkan penghormatan kepada dua pendahulunya.

Sistem penanggalan juche sendiri dinamai sesuai dengan ideologi Korut yaitu kemandirian, sebuah filosofi yang digagas oleh Kim Il-sung. RFA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.